Big episode 11

 On Saturday, August 4, 2012  

Big & Little Bro, mirip juga :)

YJ-Joon menepuk bangku di dekat Da Ran, tempat disisi Gil Da Ran adalah milik Seo Yoon Jae. Kalau ia kembali, Kang Kyung Joon akan menghilang. Dan aku akan benar2 menghilang selamanya.
Aku akan pergi ke tempat lain dan hidup dengan baik, jadi Guru Gil, kau cemaskan Seo yoon Jae saja.

Da Ran menahan YJ-Joon yang beranjak pergi, ia tampak cemas. Apa kau akan menghilang begitu saja?
YJ-joon : Apa kau akan mengejarku? Jika kau seperti ini, lebih baik aku sekalian saja membawamu pergi.

YJ-Joon mendorong Da Ran sampai duduk. Ia jongkok dan membetulkan tali sepatu Da Ran. Talikan dengan benar dan jangan melihat lagi ke arah Kang Kyung Joon yang akan pergi jauh. Tapi jalanlah di jalan yang harus ditempuh Guru Gil.
Tapi sebelum itu, kita harus hidup dengan bahagia bersama.

Da Ran mengiyakan tapi wajahnya muram. YJ-joon menghela nafas, kau selalu menunjukkan wajah yang menampakkan kesakitan dan seolah akan mati, ini membuat anak2 sepertiku jadi mencemaskan orang dewasa. Membuatku merasa susah.

Da Ran : Ya, aku memang seharusnya tidak boleh seperti ini di depanmu. Aku harus mengikat tali pikiranku dengan kuat. Kau sudah mengikatnya dengan kuat kan?
YJ-Joon : Aku mengikatnya benar2 kuat, kau tidak apa-apa?
Da ran : Kalau begitu tidak akan lepas, ayo.
Da Ran jalan dengan cepat. YJ-Joon mengikutinya.

Da Ran makan mie ramen dengan cepat. YJ-Joon komen, kalau cara makanmu seperti itu, kau akan sembelit.

Da Ran menyuruh YJ-Joon tidak melihatnya dan tidur saja. YJ-joon minta Da Ran tidak perlu mencemaskannya hanya karena ia masih anak2, kalau anak itu pintar, keren, dan punya banyak uang, dimanapun dia berada, dia akan bisa hidup dengan baik, dia tidak akan memohon minta ramen padamu.
Da Ran : Tapi kau akan kesepian.

YJ-Joon mengambil majalah seni dan menunjukkan gambar Prof Park. Aku akan mencari ayahku.

Ma Ri menyamar dan mengambil gambar Prof Park. Choong shik memuji bakatnya sebagai paparazzi. Ma Ri dengan bangga berkata ia menyempurnakan bakat ini saat mengejar Kyung Joon.
Choong shik memuji hasil bidikan Ma ri.

Dr. Seo datang menemui Park. Ma Ri heran, siapa lagi itu.
Dr. Seo menanyakan pria yang datang bersama Hee Soo menemui Park, pria yang akan menikah dengan Hee Soo. Ia ingin mencari informasi tentang Kyung Joon dari pria itu.
Prof Park berkata pria itu punya anak perempuan seusia Kyung Joon. Namanya Ma ri.

Ma Ri yang dibicarakan sibuk mengambil beberapa foto lagi dan ia mendapatkan wajah Dr. Seo.

Ayah dan Ibu Yoon Jae ada di hotel. Ibu mengingatkan ayah, Yoon Jae dan istrinya akan masuk ke lobi hotel, kita harus menurunkan suara kita.

Dr. Seo berkata kalau Kyung Joon sepertinya ada di Korea dan ia merasa bisa melacaknya. Ibu diam saja dan tidak mengatakan kalau ia sudah tahu.

YJ-Joon jalan bersama Da Ran, ini pertama kalinya aku melihat pria ini. Ibu Seo Yoon Jae tidak ingin bertemu dengannya.
Da Ran sudah pernah bertemu Ayah Yoon Jae sebelumnya. Dia sangat pendiam dan juga seorang dokter.

Ibu marah, jadi ini alasan mengapa kau kembali ke Korea? Ibu tidak mau ayah mengatakan ini pada Yoon Jae.
Dr. Seo berusaha meyakinkan ibu, dia itu adik Yoon Jae dan juga putramu. Apa kau tidak cemas kalau anak itu hidup sendirian?

Ibu : Dia bukan putraku. Dia putra Kang Hee Soo.
Ibu menunjukkan foto Kang Hee Soo.

YJ-Joon, aku sudah memenuhi tugas sebagai putra Ibu. Ibu pernah mencintai orang itu jadi aku ingin tahu orang seperti apa dia.

Dr. Seo tampak kesal, bukankah kau yang memohon pada Hee Soo untuk melahirkan anak itu.

Ibu tetap berkeras, aku tidak membutuhkan anak itu. Aku hanya membutuhkan tali pusat-nya dan tidak yang lain. Hanya itu yang bisa membuat Yoon Jae sembuh dari penyakitnya. Kau juga setuju itu.
Sekarang, kau mengatakan padaku kalau ia adalah putra tercintamu, apa kau pikir kau percaya diri untuk bertemu dengannya?
(Tali pusat, yang menghubungkan bayi dengan placenta)

Bayi itu dilahirkan bukan karena cinta, tapi hanya karena kebutuhan. Dan setelah itu, bukankah kita meninggalkan anak itu pada wanita itu dan mencuci tangan kita?

YJ-Joon melihat lukisan malaikatnya lagi dan berkata kalau ayahnya juga sepertinya ingin bertemu dengannya, itu sebabnya ia meninggalkan lukisan ini untukku.
Tapi bagaimanapun, ia pasti sangat mencintai ibuku sehingga aku dilahirkan.

Da Ran : Tapi kenapa ada dua anak? Apa mungkin ada saudara lelaki?
YJ-joon baru menyadari itu. Mungkin juga seperti itu.

Ibu Yoon Jae minta suaminya janji, untuk tidak mengungkit masalah yang sudah dilupakan Yoon Jae.
Ayah menyimpan lagi foto Hee Soo.

Ibu keluar menyambut YJ-Joon dan Da Ran. Ayah keluar dan memegang bahu YJ-joon, aku sudah lama sekali tidak bertemu denganmu.
YJ-joon dan Da Ran membungkuk. Ayah minta maaf karena tidak bisa menghadiri pernikahan mereka. Da Ran berkata tidak apa-apa.

Ibu mengajak mereka masuk, ada hadiah pernikahan dari ayah Yoon Jae.

Saat Ibu ke dalam mengambil hadiah. Ayah minta maaf karena tidak bisa menjenguk Yoon Jae waktu kecelakaan. Dr. Seo menanyakan kondisi Yoon Jae.
YJ-Joon berkata ia masih belum pulih. Ia merasa asing dengan ayahnya. Dr. Seo yakin, Yoon Jae akan segera terbiasa, kita adalah ayah dan anak, bagaimana kita bisa merasa asing.

YJ-jOon : Karena aku anak tunggal, tentu saja kita pasti akrab.

Dr. Seo tertegun, ia mengerti Yoon Jae pasti tidak mengingat apapun. YJ-Joon heran, apa?

Dr. Seo : Bukan apa-apa. Kau masih cuti dari RS?
Ayah Yoon Jae ingin menepuk bahu YJ-Joon, tapi YJ-joon justru melihat majalah dengan foto Prof. Park di meja.

YJ-joon mengambil majalah itu dan tanya apa Dr. Seo kenal orang ini.
Dr. Seo : Kau ingat Prof. Park Min Gyu?
YJ-Joon : Orang ini seharusnya juga kenal Seo Yoon Jae kan?

Dr. Seo tampak terkejut dan membenarkan. Dr. Seo komen, seperti kata ibumu, kau seolah berubah menjadi orang yang sama sekali berbeda.
YJ-Joon janji akan segera pulih. Ayahnya mengangguk, ya itu pasti.

Dr. Seo mengembalikan majalan seni itu ke atas meja dan tanpa sengaja menjatuhkan foto Kang Hee Soo. Foto itu jatuh menghadap ke bawah.
YJ-Joon mengambilnya dan tidak melihat wajah ibunya.

YJ-Joon minta ayahnya menganggapnya sebagai anak lelaki yang lain saja. Dr. Seo tertegun. Da Ran menyenggol lengan YJ-Joon. YJ-Joon hanya angkat bahu.

Keluarga Seo makan bersama. Ibu ingin mengajak Da Ran menghadiri pertemuan istri para dokter. Ia ingin mengenalkan Da Ran pada mereka selama ia ada di Korea.
Da Ran mengiyakan.

Tapi Ibu juga ingin Da Ran membeli baju baru (yang pantas) dan juga mobil baru (asyikkk hehe). Da Ran mencoba menolak, tapi Ibu tetap ingin melakukannya demi menjaga image Yoon Jae.
Ibu menyindir Da Ran, kalau Da Ran mengerti dan sudah mengurus itu, ibu tidak perlu repot seperti ini. Da Ran menunduk dan minta maaf.

YJ-joon menoleh ke Da Ran, kau seharusnya tidak minta maaf tapi mengucapkan terima kasih.

YJ-Joon minta kartu kredit Ibu dan ia akan membelinya sendiri. Ibu tidak perlu pergi bersamanya karena akan merepotkan saja.
Aku akan menggunakan kartu kredit itu sebesar harga wajah ini. Berapa besar harganya? YJ-Joon tidak tahu seberapa tinggi ibu menghargai image wajahnya.

Ibu : Apa aku sudah melakukan kesalahan? Aku hanya mengundangnya ke acara amal.
YJ-Joon : Membeli baju baru dan mobil baru, itu bukan hanya untuk acara kumpul2 sederhana, tapi untuk pamer kalau kau kaya.

Ayah : Yoon Jae!
YJ-Joon : Karena Pama...kalian berdua hidup terpisah, ibu bersikap aneh sekarang.

Ibu mencoba menjelaskan kalau itu bukan kelompok orang2 aneh, tapi tempat dimana direktur RS terkenal bersama para isteri mereka berkumpul. Tidak sembarang orang diundang!

YJ-Joon berkata ibu dan Da Ran adalah orang biasa dalam dunia kedokteran, jadi kau tidak perlu pergi. Ayah juga bukan direktur RS kan?

Dr. Seo mengiyakan. YJ-Joon berkata ia akan membangun RS dulu sebelum pergi ke pertemuan seperti itu.

Ibu masih tidak terima dan berkata kalau sebelum Dr. Seo ke Afrika, ia juga direktur RS.
YJ-Joon : Tapi sekarang tidak lagi. Sudahlah, hentikan ini dan berikan saja kartu kreditnya padaku.
Da Ran mati2an menahan ketawa.

YJ-Joon membawa Da Ran ke showroom mobil Hyundai dan meminta Da Ran memilih mobil.
Da ran terkejut, kau benar2 ingin membeli mobil baru?

YJ-Joon mengiyakan karena orang tua Yoon Jae itu serius dengan perkataannya. Bukankah ia mantan direktur RS, sangat kaya dan populer? Mengabaikan kata2 mereka itu tidak sopan.
YJ-joon meminta Da Ran memilih mobil, tapi karena Da Ran tidak bisa menyetir, YJ-Joon akan memilihkan mobil yang cocok untuk Da Ran. (Tinggal belajar nyetir aja haha)

YJ-Joon juga sekalian mengajak Da Ran belanja baju. Caranya efisien sekali. Ia menunjuk ujung rak baju, dari sini.. (lalu jalan melewati beberapa rak sampai ujung) sampai sini.
Da Ran terkejut, bagaimana bisa membeli semua ini tanpa mencobanya.

YJ-Joon : Kalau begitu coba saja semua.

Da Ran mencoba satu per satu. YJ-Joon hanya komen, itu tidak jelek, beli saja.
Dan komennya saat Da Ran keluar dengan baju sedikit seksi warna merah, YJ-Joon komen, oh itu tidak bagus (terlalu seksi), beli saja. haha

Keduanya pulang. Mobil baru mereka akan dikirim. YJ-joon geli, kalau orang tua Seo Yoon Jae melihat tagihannya, pasti terkejut.

Da Ran membenarkan karena selama ini Yoon Jae adalah anak yang baik. YJ-Joon berkata, kalau Seo yoon Jae adalah anak baik, kau akan menderita.
Aku harus membuat mereka tahu itu, dunia tidak hanya terdiri dari anak yang baik, ada juga anak yang tidak baik seperti aku.

Da Ran duduk sambil minum bir, ia merasa bersalah pada Yoon Jae. YJ-joon berkata kalau merasa bersalah, pikir saja aku sudah meninggalkan tubuh ini dan Seo Yoon Jae telah kembali.

YJ-joon pura2 kesakitan, Kang Kyung Joon akan segera meninggalkan tubuh ini. Dia datang..dia datang! Seo Yoon Jae kembali.

YJ-Joon membuka matanya dan pura2 jadi Yoon Jae. Da Ran-ssi, sudah lama tidak bertemu.

Da Ran geli, apa yang kau lakukan?
YJ-Joon : Aku sudah lama tidak melihatmu, kau sepertinya sudah menjadi semakin cantik. Dulu, aku jatuh hati padamu karena kau cantik. Cuma ada beberapa kerutan, kau tetap cantik seperti dulu.

Da Ran : Kang Kyung Joon, berhenti main2.
YJ-Joon : Aku ini Yoon Jae-ssi.
YJ-Joon bahkan menyentuhkan tangannya ke tangan Da Ran, Da Ran-ssi, apakah tanganku hangat?

Da ran melepaskan tangan YJ-Joon, ia ketawa, sekarang kau adalah YJ-ssi? berhenti main2. Bangunkan aku dengan ppuing ppuing lagi.
YJ-Joon nyengir, kau suka itu ya? Aku serius, Yoon Jae sebagai pria sejati tidak bisa melakukan itu.

YJ-Joon akhirnya ber-ppuing2 ria. Da Ran ketawa dan berkata ia jadi suka hal-hal yang kekanak-kanakan.

YJ-joon : Kalau begitu aku akan memainkan lagu yang sangat sering dinyanyikan Kelinci dan Teddy di RS, sampai aku bosan mendengarnya.

YJ-Joon mengambil wajan dan pura2 main gitar dengan wajan itu. Ia serius menyetem nada, lalu jreng..ia nyanyi lagu Pororo. Da Ran ketawa geli.

YJ-joon senang, kau akhirnya tertawa. Da Ran berkata itu karena Kyung Joon lucu.
YJ-Joon berkata ini Seo Yoon Jae yang menyanyi. Melihat Kang Kyung Joon dan tertawa..sepertinya energimu sudah pulih saat ini.

YJ-joon menyerahkan wajan ke Da ran dan minta Da ran ganti menyanyi.

Da Ran mengambil wajan dan menutup wajahnya, ia merasa malu lagi dan jalan masuk ke kamar.
YJ-Joon teriak, hei! kembalikan wajannya sebelum kau pergi.

Da Ran berbaring dan berkata, sadarlah Da Ran. Apa sekarang waktunya kau melihatnya dan tersenyum? Aku benar2 gila.

YJ-Joon bingung dan mengira Da Ran seperti itu karena Ibu Yoon Jae sudah merendahkannya.

Da Ran berusaha mencari sesuatu untuk memusatkan pikirannya hanya menunggu Yoon Jae. Da ran menemukan sekotak benang jahit dan merasa itu adalah jawabannya.

Da ran mulai membayangkan, ia masuk ke jaman Joseon dan tekun menjahit saat menunggu suaminya pulang. Sementara di kamar sebelah ada pemuda yang memainkan lagu pororo dengan seruling haha

Da Ran mengingatkan dirinya, kau tidak bisa memberikan hatimu pada pria di sebelah yang memainkan lagu pororo.
Jari Da Ran tertusuk jarum.

Paginya, Da Ran mengamati jarinya yang diplester. Ae Kyung salah paham dan mengira itu karena sepak terjang Da Ran sebagai pengantin baru.
Ae Kyung juga ingin segera menikah. Ia ada kencan buta hari ini.

Guru Na jalan keluar dan Ae Kyung sengaja bicara keras dimana lokasi kencannya. Lalu bertanya ke Da Ran apa Na mendengar kata2nya. Da Ran yakin Guru Na mendengarnya.

Ma Ri menunjukkan foto2 Prof Park pada YJ-Joon. Bukankah pria ini mirip denganmu?
YJ-Joon merasa Park tidak mirip dengannya, kalau ia ayahku, bukankah seharusnya ia lebih tampan?

Ma Ri : Tapi ia pintar.

YJ-joon melihat foto2 itu satu persatu dan membenarkan, meskipun ia bukan ayahku, dia mungkin tahu siapa ayahku.
YJ-Joon terkejut saat melihat gambar Dr. Seo. Bukankah ini..ayah Seo Yoon Jae?

Ma Ri : Dia mungkin juga tahu tentang ayahmu, kau seharusnya pergi dan tanya padanya.
YJ-Joon enggan bertemu dengan orang tua Seo Yoon Jae.

Ma ri ingin menemukan ayah Kyung Joon sebelum ulang tahun Kyung Joon.
YJ-joon berkata jika apa yang ia siapkan di Amerika berjalan dengan lancar, ia akan mengadakan pesta ulang tahun.

Ma Ri : Apa yang kau lakukan di AS?
YJ-Joon : Menyiapkan hidup sendiri dengan baik.

Paman dan Bibi Kang juga membicarakan masalah perwalian untuk Kang Kyung Joon. Setelah Kyung Joon berulang tahun, mereka tidak akan bisa menjadi wali Kyung Joon lagi. Mereka mencemaskan Dr. Seo yang juga tahu password Kyung Joon.

Tapi YJ-Joon sudah lebih cepat bertindak. Ia menemui pengacara dan mengurus perwalian Kyung Joon. Dr. Seo Yoon Jae-lah yang akan menjadi wali tunggal dari semua kekayaan yang ditinggalkan oleh Kang Hee Soo saat Kang Kyung Joon berusia 18th tgl 24 Juni.
Semua prosedur hukum sudah ditempuh dan diselesaikan. Pengacara yang ditunjuk oleh Kang Kyung Joon juga terbukti valid. Tuan Seo diijinkan mengatur rekening menggunakan nomor pin yang sudah diberikan. Warisan kekayaan-nya sebesar 4,5 juta Dollar. Pintar.
Sampai Tuan Kang meminta hal lain.

YJ-Joon : I'm sure Kyung Joon will start managing the account by himself very soon.
Kedua pihak bersalaman.

YJ-Joon jalan pergi sambil tersenyum lebar, lebih mudah mengurus masalah karena aku orang dewasa.

YJ-Joon mengajak Da Ran makan banyak makanan Cina. Ada bebek peking dll. yum!
Da Ran : Apa terjadi sesuatu yang baik?
YJ-Joon : Kalau sesuatu yang baik terjadi padaku, apa guru Gil juga ikut bahagia?

Da Ran menyangkal perasaan-nya, kenapa aku harus...menyukai..menyukaimu?
YJ-joon : Jika tidak pun, tidak masalah. Aku tidak mengajakmu keluar karena aku menyukaimu. Aku ingin minta bantuanmu.
Da Ran : Apa?

YJ-joon ingin mengajak Da Ran melihat pameran seni Prof Park. Sebagai Seo Yoon Jae ia tidak bisa pergi dengan Ma ri, jadi kalau aku pergi denganmu itu akan lebih wajar. Kau mau kan sebagai ganti makanan ini?

Da Ran : Tentu saja, aku akan membantumu menemukan ayahmu.
Da Ran makan bebek peking dengan cara langsung tanpa dibungkus kulit lumpia/pancake.

YJ-joon geli, Guru apa kau harus menunjukkan kalau kau belum pernah ke Cina? Da Ran bingung.
YJ-joon mengambil selembar kulit lumpia/kaya pancake tipis, mengambil sepotong daging bebek, acar, bawang, dan saus hoisin. Lalu membungkusnya dan menyuapi Da Ran :)
Mau lagi? Da Ran jadi malu. Ia mengalihkan perhatian dan makan makanan lain, seperti sup, tapi justru kepedasan. YJ-Joon mengipasi Da Ran.

YJ-Joon mengipas dengan keras, ini angin Kang (angin keras/kuat) dan mengipas di sisi lain, ini angin Seo (angin Barat yang sepoi-sepoi). Seo Yoon Jae adalah Angin Barat.
Angin Kang...Angin Seo.

Da ran terpesona dengan senyuman YJ-Joon dan ia tidak tahan. Da Ran menutupi wajahnya dan beranjak pergi, aku sudah gila. YJ-Joon teriak, kau mau kemana? Bebeknya bagaimana?

Da Ran pulang dan mengeluh, aku bahkan tidak bisa menyetrika hatiku yang kusut. Da Ran memutuskan untuk menyeterika selimutnya agar hatinya tenang.
Ia berkhayal lagi, masuk ke jaman Joseon. Ia menyeterika sambil menunggu suaminya pulang. Ada bayangan seorang pria yang mengipas dirinya dari balik pintu. Da Ran harus bertahan, meskipun ada pria yang meniupkan angin di sebelah, ia tidak boleh membiarkan hatinya goyah.

YJ-Joon masuk ke kamar Da Ran, ia terkejut. Kau tidak kepanasan menyeterika dengan pintu tertutup?
Da Ran : Aku sedang dalam tahap melatih hati dan tubuhku, jadi pergilah.

YJ-Joon heran mendengar gaya bicara Da ran yang seperti di jaman Joseon. Apa kau sedang syuting sageuk? haha..menjahit dan sekarang menyeterika, apa kau ingin mengorbankan dirimu? Ia mengambil botol air di tangan Da Ran.
YJ-Joon ingin tahu apa yang membuat Da Ran selalu mengerutkan wajah akhir2 ini. Ia akan membantu Da Ran.
Da Ran : Jika kau ada di dekatku, akan membuat wajahku semakin kusut.

YJ-joon tanya apa Da Ran takut, kalau Seo Yoon Jae akan mencampakkannya begitu ia kembali ke tubuhnya. Jadi sekarang kau membuat persiapannya? Sebagai wanita yang ditakdirkan menderita demi cintanya?
Da Ran : Ya, benar. Jadi jangan menggangguku dan cepat pergi.

YJ-joon : Baik, Kang Kyung Joon yang selalu mengganggumu akan segera pergi, tapi Seo Yoon Jae yang kembali nanti mungkin juga menakutkan. Apa kau ingin mengatakan padanya kalau demi dia kau sudah menunggu lama dan sangat berat, jadi dia harus tanggung jawab? Kau mungkin suci dan terhormat, tapi pihak lain akan merasa sesak.
Tapi karena Seo Yoon Jae adalah orang dengan rasa tanggung jawab tinggi, ia akan menahannya meskipun ia akan terluka. Berusahalah.

Da Ran marah dan merebut botol airnya. Itulah mengapa aku minta kau tidak ikut campur. Kembalikan padaku.
YJ-joon keluar. Tidak lama ia mendengar teriakan Da Ran. YJ-joon lari masuk, ada apa? kenapa?

Da Ran menjatuhkan setrika dan mengenai kakinya. Jadi melepuh.

YJ-Joon membawa Da Ran ke kamar mandi dan menyiramkan air ke kaki Da Ran. Da Ran berkata akan mengoleskan obat saja, tidak apa-apa.

YJ-Joon : Jangan bergerak. bagaimana kalau ini meninggalkan bekas luka? Yoon Jae-ssi menyukai Da Ran karena ia cantik, bagaimana jika kau punya bekas luka?
Katakan saja kau terluka saat menunggunya. Agar ia bertanggung jawab.

Da Ran : Bukankah katamu dia akan merasa tertekan?
YJ-joon : Meskipun begitu, ia harus menahannya, dia harus melakukan apapun yang diinginkan Gil Da Ran.
Da Ran : Baiklah.

YJ-Joon terus menyiramkan air ke kaki Da Ran, apa sakit?
Da Ran : Ya, sakit (ini lebih ke kondisi hatinya)
YJ-joon : Apa aku harus menyiramnya seperti ini terus?
Da Ran memandangi YJ-Joon, ya, biarkan seperti ini untuk sementara.

Ae Kyung pergi kencan buta. Pasangan kencannya memuji Ae Kyung yang manis, kau pasti populer di kalangan siswa.
Ae Kyung : Apa gunanya populer di kalangan siswa?

Tiba2 guru Na masuk ke cafe itu. Ae Kyung salah paham dan mengira Na datang untuk membatalkan kencan butanya kaya di drama-drama.

Ae Kyung langsung berdiri dan lari dengan slow motion ke arah Na.

Ae Kyung : Apa kau datang untuk menghentikan kencan butaku? kau seharusnya datang lebih cepat. Kenapa kau baru datang sekarang?
Ae Kyung memukul dada Na dan memeluknya.

Guru Na tampak bingung. Seorang pria berseru ke arah Na, Na Hyo Sang, apa yang kau lakukan disana?
Ae Kyung tertegun. Ia menoleh..

.......................dan melihat 3 pria yang menunggu Na. Na melambai ke arah mereka.

Ae Kyung : Apa kau kesini untuk bertemu teman2mu?
Na : Ada reuni kelas.

Ae Kyung menahan malu dan melepaskan Na. Ia jalan pergi, tapi terjatuh dan meninggalkan sebelah sepatunya.

Ae Kyung duduk di pinggir jalan, menangis dan menyesali kebodohan dirinya sendiri.

Guru Na muncul dan meletakkan sepatu Ae Kyung di dekat kakinya. Ia cemas karena Ae Kyung pergi begitu saja.

Guru Na tidak mengerti kenapa Ae Kyung seperti itu. Ae Kyung kesal dan menendang lutut Na. Na kesakitan dan membungkuk. Ae Kyung langsung mencium Na.
Ae Kyung pergi meninggalkan Guru Na yang syok.

Ma Ri cari baju Olivia Laurent ala Da Ran. Ia ingin menemani YJ-Joon melihat pameran seni dengan gaya busana seperti Da Ran.

Choong Shik menemaninya dan bingung, aku tidak mengerti. Membeli dan mengenakan baju yang sama dengan gaya kakak-ku, memngamati seorang kakek, dan mengejarnya seperti paparazzi, mengikutinya dan kemudian pergi bersama kakak iparku ke pameran-nya, dan ini demi Kang Kyung Joon yang terbaring tidak sadar.

Ma Ri mengangguk, ya.
Choong Shik : Itu sangat membingungkan.

Ma Ri : Kosongkan pikiranmu dan lihatlah dengan matamu. Apa ini cantik?

Choong Shik nyengir, itu cantik. Mengosongkan pikiranku dan hanya melihat kepadamu, itu tidak sulit. Itu bagus.
Ma ri senang karena ini akan serasi dengan Kyung Joon.

Ma ri dapat sms dari YJ-joon, ia tidak jadi pergi dengan Ma ri. Ia akan pergi dengan Gil Da Ran.
Ma ri kecewa, ia sudah berganti gaya demi YJ-joon.

YJ-joon pergi melihat pameran dengan Da Ran. Ia minta Da ran menggandeng lengannya. Da Ran berkata ia tidak apa-apa, ia masih bisa jalan.
YJ-Joon menunjuk wanita2 yang ada di pameran itu, mereka jalan sambil merangkul lengan pasangan-nya. Apa semua wanita itu melakukan itu karena tidak bisa jalan?

Da Ran akhirnya memegang lengan YJ-Joon. Keduanya jalan mengamati lukisan Prof Park. Da Ran tanya apa YJ-Joon merasa gugup, kau beruntung ada aku disisimu. Da Ran mempererat pegangan tangannya di lengan YJ-joon. YJ-Joon tersenyum.

YJ-joon yakin, meskipun Park bukan ayahnya mereka masih bisa mendapatkan beberapa informasi penting darinya.

Mereka melihat karangan bunga ucapan selamat untuk Park. Da Ran terpesona, apa mereka akan membawanya setelah pameran?
YJ-joon : Mana mungkin? semua bunga itu akan dibuang setelah pameran selesai.
Da Ran : Bunga2 itu cantik sekali. Aku suka bunga mataharinya. Karena bunga itu akan dibuang, kita bisa memintanya setelah pameran nanti kan?
YJ-Joon : Untuk apa? Apa kau ingin mengambil ekstrak minyak bunga matahari dari bijinya?
(Joseon banget hehe)

Da Ran dapat telp dari Ibu Yoon Jae. Ibu ingin Da Ran pergi dengannya. Da Ran tidak bisa karena ia sedang mengunjungi pameran Prof Park dengan Yoon Jae.

Ibu terkejut, ia panik dan memerintah Da ran membawa Yoon jae segera pergi dari situ.

YJ-joon melihat kesulitan Da Ran, ia langsung mengambil ponsel. Ibu ini aku, kami ada di acara pameran seni. Aku tutup sekarang.
YJ-Joon langsung menutup telpnya dan melarang Da ran mengangkat telp lagi di acara pameran, itu tidak sopan.

YJ-Joon melihat Prof Park, tapi belum bisa bicara karena Park sedang diwawancara.

Ma Ri tetap ingin pergi ke pameran seni. Ayah Ma ri telp. Ma Ri senang, ayah? Ada apa? Kyung Joon belum sadar. Siapa? Siapa yang mencari Kyung Joon? Siapa?
Ma Ri tampak terkejut.

Prof Park selesai interview dan melihat YJ-Joon. Ia mengenalinya. Yoon Jae, lama tidak bertemu.
YJ-Joon mendekat dan memberi selamat untuk pameran seni ini. Ini istri saya. Da ran memberi salam.

Prof Park memberi selamat untuk pernikahan mereka. YJ-Joon langsung pada pokok masalah, apa anda kenal Kang Hee Soo-ssi?
Prof Park mengiyakan, tentu saja. Dia itu mahasiswiku.

YJ-Joon : Lalu bagaimana dengan putranya, Kang Kyung Joon?

Park : Kudengar kau mengalami kecelakaan, kau benar2 tidak ingat saat kita terakhir bertemu?
YJ-Joon mengiyakan, ia sama sekali tidak ingat apapun.
Park ingin tahu kenapa Yoon Jae tanya soal Hee Soo dan Kyung Joon. YJ-joon mengeluarkan dompetnya, ia ingin menunjukkan lukisan malaikatnya pada Park.

Belum sempat lukisan itu diterima Park, Ibu Yoon jae muncul dan teriak menghentikannya. Yoon Jae!
Ibu memberi salam pada Prof Park, Park tertawa, lama tidak bertemu Ny.
Ibu minta ijin bicara dengan Yoon Jae dulu. Ia menarik YJ-Joon pergi.

Park tinggal berdua dengan Da Ran. Park berkata ia tidak tahu apa pertanyaan Yoon Jae tentang Hee Soo, tapi aku tidak bisa menjawab pertanyaan-nya. Katakan itu padanya.

Ibu ingin tahu, apa yang ingin ditanyakan Yoon Jae pada Park. YJ-Joon ingin tanya soal Kang Kyung Joon.
Ibu : Kenapa?
YJ-Joon : Dia mengalami kecelakaan denganku dan masih tidak sadar di RS sampai sekarang. Aku membantunya menemukan ayahnya. Prof Park tahu tentang ibunya, jadi aku datang untuk tanya padanya.
Ah, ibu kenal Profesor, kalian berdua pasti kenal ibunya. Kang Hee Soo.

Ibu : Aku tidak mengenalnya. Ini pertama kalinya aku mendengar nama itu. Yoon Jae, lebih baik kau tidak ikut campur dengan urusan anak ini.
YJ-Joon : Kenapa?

Tiba2 Ma ri memanggilnya, Dr. Seo! Ibu dan YJ-joon melihat Ma Ri. Ibu tampak heran tapi YJ-joon tidak repot memberi penjelasan.
Ia hanya berkata akan melakukan yang ia rasa tepat dan minta ibu tidak ikut campur.

YJ-joon jalan ke arah Ma Ri. Ma Ri menarik lengannya dan berbisik kalau profesor itu bukan ayah Kyung Joon.
YJ-joon : Apa?
Ma Ri : Ayahku telp tadi dan ia berkata kalau ayahmu mencarimu.

Prof Park merasa menyesal tidak bisa menghadiri pernikahan Da Ran. Da Ran menggeleng dan berkata mereka memang melakukannya dengan terburu-buru jadi mereka yang seharusnya minta maaf.

Prof Park : Apa kau tahu, kalau bukan karena aku, kalian berdua tidak akan menikah?

Da Ran terkejut : Apa?
Park ketawa, sepertinya Yoon Jae tidak mengatakannya padamu. Kalian berdua bertemu karena kecelakaan di sebuah pernikahan, ya kan?

Da Ran membenarkan. Park berkata, saat itu Yoon Jae buru-buru karena harus bertemu denganku. Saat ia tanpa sengaja bertabrakan dengan gadis cantik yang memegang buket bunga, yang akhirnya ia kencani.
Da Ran syok, jadi alasan Yoon Jae terburu-buru keluar saat itu adalah untuk bertemu anda?

Park : Benar. Dia menikah karena aku dan karena itu, ia sangat berterima kasih padaku. Kalian berdua benar-benar sangat serasi.
Prof Park lalu pergi karena ada urusan lain. Da Ran tertegun. Ia bicara sendiri, tapi Se Young berkata kalau Yoon Jae terburu-buru karena dirinya waktu itu..(Aneh, Se Young dipercaya)

YJ-joon datang dan mengajak Da Ran pergi. Orang itu bukan ayah Kyung Joon. Ayah kandungnya ternyata sedang mencarinya. Da Ran berkata itu bagus. Tapi wajahnya sedikit aneh, YJ-joon jadi heran, kau kenapa?
Da Ran harus menemui seseorang dulu dan pergi duluan.

Ma Ri mengajak YJ-joon melihat pameran, tapi YJ-joon justru berpikir untuk pulang. Guru Gil tampak banyak pikiran.
Ma Ri : Apa kau tidak akan ke RS? Apa guru Gil lebih penting daripada ayahmu sendiri?

YJ-Joon : Ya, Guru Gil lebih penting daripada ayah yang tidak pernah kutemui. Dia datang bersamaku meskipun ia terluka.

YJ-joon melihat bunga2 yang mulai disingkirkan. YJ-Joon minta bunga matahari itu, kau mau membuangnya padaku? Aku akan membayarnya.

YJ-joon pulang dan berpikir dimana lokasi yang baik untuk meletakkan rangkaian bunga agar Da ran dengan mudah bisa melihatnya.
Setelah memilih berbagai lokasi, akhirnya YJ-Joon meletakkan bunga itu di meja. Ha!

Da Ran bertemu Se Young dan memastikan sekali lagi kalau ternyata waktu itu, Seo yoon Jae terburu-buru pergi bukan karena Se Young. Se Young kesal, kenapa mengungkit masalah ini lagi.
Da Ran : Ini sangat penting bagiku.

Se Young tidak menyangkalnya. Itu mungkin saja. Kupikir perasaan Yoon Jae berubah sebelum pernikahan itu karena aku, tapi mungkin juga ada hal lain.
Se Young tahu masalah Kyung Joon, jadi ia berubah pikiran soal perubahan sikap Yoon jae waktu itu.

Da ran tanya masalah apa. Tapi Se Young berkata ia sudah memutuskan tidak akan terlibat dalam masalah itu.

Se Young : Yoon Jae tidak goyah karena aku, aku mengakuinya.
Da Ran tanya soal kunci rumah Se Young yang disimpan Yoon Jae.

Se Young tampak sedih, ia harus mengakui kalau Yoon jae memang tidak berniat kembali padanya.

Se Young : Dia tidak pernah datang. Aku sangat menunggunya datang tapi ia tidak pernah menggunakan kunci itu untuk membuka pintu apartemenku. Kau puas sekarang? Sekarang kau pasti merasa tenang.

Da Ran marah, kau masuk dan menghancurkan segalanya, dan sekarang kau berkata semuanya baik-baik saja?
Se Young tidak mengerti, apa artinya itu sekarang? Bukankah kalian sudah menikah? Aku sibuk. Aku harus pergi sekarang.

Da ran jalan pulang dan ia merasa bersalah. Ia ingat semua kenangan bersama Seo Yoon Jae. Waktu keduanya jalan dan Yoon Jae berkata sepertinya aku harus menjagamu.
Da Ran ingat saat janjian dengan Yoon Jae. Tapi Yoon Jae tidak bisa pergi karena ada operasi mendesak. Ia ingat waktu Yoon Jae lari sambil menoleh ke arahnya.

Saat Yoon Jae tanya seberapa besar tempat tidur yang harus mereka beli.

Yoon Jae : Aku ingin bertanggung jawab untuk hidup Da Ran-ssi

Dan terakhir, saat Yoon Jae ingin menjawab pertanyaan Da ran. Pertanyaan yang tadi, katakan lagi. Da Ran tanya, apa Yoon Jae benar-benar..mencintainya.
Yoon Jae : Kau dimana sekarang? Aku akan menemuimu dan mengatakannya sendiri.

Da Ran menunduk dan mengamati cincin-nya, sekarang ia sadar semua hanya salah paham. Seo Yoon Jae benar-benar mencintainya.

YJ-Joon menunggu Da Ran pulang. Ia mengintip jendela dan melihat Da ran jalan masuk ke rumah.
YJ-Joon langsung lari ke sofa dan pura2 membaca, tidak sadar kalau bukunya terbalik.

Da Ran masuk, ia tertegun melihat bunga matahari di meja. Da Ran merasa serba salah. YJ-joon tanya dimana Da Ran tadi, kenapa tidak mengangkat ponselnya.

YJ-joon berkata bunga itu dibuang, jadi ia ambil saja dan membawanya ke rumah. Kenapa? Kau tidak suka?
Apa terjadi sesuatu? Apa ada yang bicara sesuatu denganmu?

Da ran menunduk : Kyung Joon, ini semua adalah kesalahpahaman. Yoon Jae-ssi tidak pernah pergi ke rumah Lee Se Young-ssi. Sejak awal dia bersamaku, dia mencintaiku.
Niatnya untuk bertanggung jawab untukku tidak pernah berubah.

Kyung Joon pasti patah hati, tapi ia menunjukkan wajah yang tersenyum. Itu bagus. Sekarang tidak ada yang perlu kau cemaskan.

YJ-joon : Selamat. Kau tidak sia-sia menunggu Seo Yoon Jae. Itu bagus, Gil Da Ran. Apa kau sangat bahagia? Jadi mulai saat ini, kau harus menunggu dengan hati gembira sampai Kang Kyung Joon pergi. Aku tidak akan menghalangimu.

YJ-Joon masuk kamar dan jelas kelihatan patah hati. Da Ran memeluk bunga mataharinya lalu menangis.

Paginya, Da Ran duduk di taman sekolah. Ia terlihat murung. Choong shik mendekati kakaknya. Ia tanya soal acara akhir pekan mencari batu bersama. tapi Da Ran tidak bisa ikut karena harus pergi dengan Ibu Yoon Jae.
Choong Shik tanya apa ke tempat yang bagus. Da Ran mengiyakan. Choong Shik ingin mengajak Yoon Jae saja, tapi Da Ran melarangnya.

Choong shik salah paham dan mengira Da Ran memiliki masalah dengan keluarga Yoon Jae.

YJ-Joon mengamati Teddy yang lagi main kereta api mainan. Kaki YJ-Joon menghalangi rel kereta. Teddy protes, kau menghalangi jalan keretaku. Minggir.
YJ-joon : Menghalangi? minggir? Bahkan anak kecil sepertimu menyuruhku menyingkir? Hanya karena rel kereta ini?

Teddy : Dokter seharusnya kerja di tempatnya bersama orang dewasa lainnya.
YJ-joon : Itu karena aku juga di usia dimana aku seharusnya main dan belajar, aku tidak seharusnya bekerja.
Teddy : Lalu berapa usiamu?
YJ-Joon : Aku masih lebih tua darimu, kenapa kau tidak bicara dengan sopan?

YJ-joon kesal, cepat atau lambat, dokter yang kalian sukai, dia yang punya tangan hangat itu, akan kembali. Aku pergi.

Tapi Min Ji menahan lengannya, Oppa, oppa, kau harus datang lagi. Astaga anak ini, memanggil Oppa? hahaha...
YJ-Joon : Kelinci, ini rahasia kita.
Min Ji mengangguk.

YJ-joon jalan ke arah kamar Kyung Joon. Perawat menemuinya dan berkata saat ini ada yang mengunjungi Kyung Joon. Bukan wanita yang waktu itu, tapi seorang pria yang mengenakan setelan jas.
YJ-joon langsung lari, ia tahu itu kemungkinan besar adalah ayahnya.

Dr. Seo mendekat ke arah Kyung Joon. Ia tampak sedih.

Dr. Seo memegang tangan Kyung Joon, maafkan aku. Kau juga putraku.

YJ-Joon lari dan masuk ke kamar Kyung Joon, tapi tidak ada siapapun. Ia jalan keluar dan melihat seorang pria mengenakan setelan jas yang jalan di depannya.
YJ-joon mengikuti Dr. Seo.

Dr. Seo berpapasan dengan Ma ri dan choong Shik. Keduanya langsung melihat YJ-Joon, kakak ipar!

Choong Shik dan Ma ri menghadang YJ-joon, sehingga YJ-Joon kehilangan jejak. Ma Ri tanya, apa dia muncul? Ma ri hampir membuat Choong shik curiga karena bicara seperti ke teman sebaya. Ma Ri langsung mengubah cara bicaranya.
YJ-Joon : Aku tidak tahu.

Choong Shik mengajak YJ-Joon bicara, aku ingin tanya sebagai putra tertua keluarga Gil. Apa ibumu bersikap keras pada kakak-ku?
YJ-Joon : Kenapa?
Choong Shik : Mereka seharusnya bertemu hari ini, dia seperti babi yang akan dibantai.

YJ-Joon : Ibuku memanggilnya?
Choong shik : Kakak-ku mencintaimu, itulah mengapa ia menanggung semuanya tanpa berkata apapun. Jangan membuatnya begitu menderita sampai sangat tertekan.
YJ-joon : Di usianya tidak seharusnya ia tertekan. Lagipula bukan aku yang menyiksanya.

YJ-joon jalan pergi sambil bicara sendiri, bukankah dia seharusnya menunggu dengan gembira? Kenapa ia bersikap seperti itu?

Ibu Yoon Jae mengeluarkan kotak perhiasan. Ia ingin memberikan perhiasan-nya untuk Da Ran. Ini..karena pernikahannya dilakukan dengan terburu-buru, aku tidak sempat memberikan ini padamu. Jadi aku memberikannya sekarang. Ini perhiasan yang kusimpan untuk menantu perempuanku.
Karena kau tidak memenuhi harapanku, aku membuatmu melihat sisi terburukku. Kita hentikan semua ini dan mulai bersikap baik satu sama lain. Lagipula Yoon Jae sudah memilihmu berada disisinya.

Da Ran menunduk, ia merasa bersalah. Saya tidak bisa menerima ini. Ibu heran, apa?
Da Ran : Saya tidak pantas menerimanya.

Ibu tanya apa Da ran menolak karena sikapnya dulu.

Bukan, kata Da Ran, Saya..bukan orang yang sesuai dengan harapan ibu dan saya bukan orang yang baik. Meskipun saya ada disisi Yoon Jae, saya masih saja merasa tidak tenang dan tidak percaya diri. Saya bahkan meragukannya, melupakannya, dan melepaskannya.
Saya..saya benar2 orang yang jahat.

Ibu juga tidak mencegah pikiran Da Ran, ia setuju malah, Kalau kau menyadari itu, kalau kau tidak pantas untuknya, kau seharusnya segera meninggalkannya.
Saat ini, Yoon Jae bukan dirinya sendiri, jadi ia menerimamu karena ia menginginkannya. Aku tidak akan terlalu menyesal kalau kau meninggalkan dirinya.

YJ-Joon menyetir ke arah hotel ibu.

Da Ran menangis, ia tidak bisa melakukannya saat ini. Ini bukan waktu yang tepat. Dia membutuhkan saya saat ini.

Ibu : Jadi, kalau Yoon Jae sudah kembali menjadi dirinya sendiri, dan tidak lagi membutuhkanmu, kau bersedia pergi?
Da Ran : Ya.
Ibu : Jika kau tahu kau tidak pantas ada disisi Yoon Jae, apa kau bersedia meninggalkannya?

Da Ran : Jika Yoon Jae kembali menjadi dirinya sendiri, saya akan mengatakan betapa jahatnya saya. Saya akan membiarkannya pergi.

Da Ran jalan keluar dan bertemu YJ-Joon di lorong hotel. YJ-joon terkejut melihat Da Ran, apa kau menangis?
Da Ran : Jangan pedulikan aku.
YJ-Joon salah paham dan menarik Da Ran, ia ingin konfrontasi dengan ibu Yoon Jae yang sudah membuat Da Ran menangis.

Da Ran : Hentikan!
YJ-Joon : Kenapa? Aku akan melakukan apa yang tidak bisa dilakukan Seo Yoon Jae.

Ibu berkata akan menunda rencana keberangkatannya ke AS. Ada banyak masalah disini. Dr. Seo berkata sudah menemui Kang Kyung Joon. Kau dan Yoon jae juga seharusnya menjenguknya.
Bahkan kalau kau tidak mau, aku akan minta Yoon Jae menemuinya.

YJ-Joon menarik Da Ran. Da Ran teriak, lepaskan aku! lepaskan! Aku tidak bisa melakukannya!
YJ-Joon : Kenapa tidak? Bukankah kau seharusnya menunggu dengan bahagia? Sedih, terluka, tertolak, dan sekarang menangis. Kenapa kau selalu membuat orang menderita?

Da Ran : Kalau kau menderita kau bisa mengabaikanku! Aku tahan menanggungnya sendiri, kenapa kau menghentikanku?
YJ-Joon : Apa menahannya membuatmu jadi orang dewasa?

Da Ran : Menahan diri dari melakukan apa yang seharusnya tidak kau lakukan adalah tindakan dewasa. Tahu apa yang salah dan tidak melakukannya, itu adalah tindakan dewasa.
Dengan egois melakukan apa yang ingin kau lakukan adalah salah, hanya anak-anak yang melakukan itu!

YJ-Joon menarik Da Ran semakin dekat: Aku adalah anak-anak, jadi itu artinya aku bisa melakukan apa yang kuinginkan? Jika kau menangis sekali lagi, tidak peduli kau menunggu seseorang atau tidak, aku akan membawamu dan melarikan diri denganmu. (swoon ^^)

Big [1], [2], [3], [4], [5], [6], [7], [8], [9], [10]
Big episode 11 4.5 5 Beetlebum Saturday, August 4, 2012 Big & Little Bro, mirip juga :) YJ-Joon menepuk bangku di dekat Da Ran, tempat disisi Gil Da Ran...


No comments:

Post a Comment