The Heirs episode 1

 On Sunday, October 13, 2013  

Karena sudah begitu banyak yang membuat recap The Heirs. Baik bahasa Inggris maupun Indonesia, jadi aku buat yang singkat saja.
Lagipula ceritanya standar. Tapi yang aku suka dari Kim Tan, ehm...dia itu suka menulis. Melihat, merasakan, lalu mencurahkan isi hatinya dalam tulisan. Ditemani kopi sambil menikmati suasana senja. I don't know why, tapi kebiasaan-nya yang satu itu, adalah kebiasaan yang sangat sederhana. Padahal hidup Kim Tan sama sekali tidak sederhana.
Well, I can sit, have my coffee and write with u brother ^^

Tokohnya banyak sekali, phew..
Lee Min Ho as Kim Tan
Park Shin Hye as Cha Eun Sang
Kim Woo Bin as Choi Young Do
Krystal Jung as Lee Bo Na
Kim Ji Won as Rachel Yoo
Kang Min Hyuk as Yoon Chan Young
Kang Ha Neul as Lee Hyo Shin
Park Hyung Shik as Jo Myung Soo
Jun Soo Jin as Kang Ye Sol

Empire/Jeguk Group
Choi Jin Hyuk as Kim Won, kakak tiri Kim Tan. Presdir Jeguk
Kim Sung Ryung as Han Ki Ae, ibu kandung Kim Tan, istri ke-3 Ayah Kim Tan
Jung Dong Hwan as Kim Nam Yoon, ayah kandung Kim Tan
Kim Mi Kyung as Park Hee Nam, ibu Eun Sang
Choi Woon Young as Yoon Jae Hoo, Ayah Chan Young, Kepala Sekretaris Jeguk.
Park Joon Geum as Jung Ji Sook, istri ke-2 ayah Kim Tan. Tapi tidak memiliki anak dan lebih pro ke Kim Won sepertinya.

Others
Yoon Son Ha as Esther Lee, CEO RS International, ibu Rachel
Choi Jin Ho as Choi Dong Wook, ayah Choi Young Do, CEO Zeus Hotel.
Im Joo Eun as Jun Hyun Joo
Yoon Jin Seo as Cha Eun Suk
Seo Yi Sook
Choi Eun Kyung
Lee Shi Un

Notes : Ayah Kim Tan ini memiliki tiga istri (2 resmi, 1 tidak). Kim Won sepertinya anak istri pertama (mungkin sudah meninggal). Dari istri ke-2, Ayah Kim Tan tidak memiliki anak. Lalu ia punya simpanan satu lagi, yaitu ibu Kim Tan. Istri ke-2 membawa ibu Kim Tan ke dalam rumah. Jadi, ini sebabnya Kim Won judes dan sadis pada Kim Tan serta ibunya. Ayahnya sendiri belum 100% menyerahkan Jeguk Grup pada putra pertamanya dan masih mengharapkan Kim Tan untuk menjadi pewarisnya.

Episode 1
Southern California
Kim Tan (18 th) bersenang-senang di pantai, surfing, main dengan teman2 bulenya, pamer otot. Seorang teman bule, namanya Jay. Orang itu hanya suka pesta dan cewek. Aku tidak tahan melihatnya, no screen caps for him.

Suara Kim Tan : Pada hari aku berangkat untuk sekolah ke LN, kata-kata perpisahan dari kakak sangat pendek, sederhana dan jujur.

Seoul
Kim Won berkata ke Kim Tan : Belajar? Bhs Inggris? Jangan bekerja terlalu keras. Santai saja, main saja. Jangan cemas, jangan berpikir. Orang-orang kaya hanya makan dan main. Mereka tidak bermimpi dan kalau bisa, jangan kembali.

Suara Kim Tan : Aku sadar pada saat itu, saat aku dikirim kesini untuk belajar, Aku sebenarnya diasingkan. Hyung mengamankan semua yang akan kuambil kelak.

Jay : Kau tidak menyalahkan mereka? Kakak yang membencimu, ibu yang melahirkan dirimu, atau ayah yang tidak pernah memihakmu?

Kim Tan menjawab dalam kepalanya : Aku terlalu malas untuk membenci seseorang. (oh...pasti idola Kim Tan itu Choi Young)

See? this is what I like about this guy. He looks so down to earth and calm.
Seoul
Next, kita bertemu Choi Young Do, pewaris Hotel Zeus yang seperti biasa mem-bully sesama teman. Ada dua rekannya yang juga ikut2an. Young Do berkata ke korban, kau akan tetap dipukuli apapun pilihanmu. Yang menjadi pertanyaan, kau akan dipukuli oleh orang yang kuat atau orang yang kurang kuat. Tapi masalah yang lebih besar adalah, hidupmu akan selalu seperti ini. Kenapa? Karena kami akan tumbuh menjadi atasanmu.
 

(Menyebalkan, tapi sayangnya Korsel itu negara kecil dan kemungkinan mereka bertemu lagi memang besar. Apalagi kalau mereka satu sekolah.)

Young Do pergi untuk mengecek motor pesanan-nya. Cha Eun Sang muncul di bengkel itu untuk mengantar makanan. Eun Sang ini mirip dengan Eun Chan di Coffee Prince.
 

Eun Sang tidak menanggapi godaan pria di bengkel itu, yang ia inginkan hanya uang untuk pesanan mereka. Eun Sang mendapatkannya lalu pergi. Young Do melihat Eun Sang sekilas. Eun Sang tidak hanya menjadi pengantar makanan, tapi juga bekerja di cafe.

Eun Sang memiliki teman akrab, yang tumbuh bersama sejak kecil.Yoon Chan Young. Chan Young sudah punya pacar, namanya Lee Bo Na. Bo Na selalu cemburu pada Eun Sang, yang selalu percaya diri di depannya meskipun jelas ia lebih cantik dan Eun Sang tidak punya apa-apa. Dua, Eun Sang mengenal Chan Young sejak kecil.
Chan Young menenangkan pacarnya, ia dan Eun Sang hanyalah teman. Mereka sudah berteman sejak dulu. Bo Na tidak percaya, bagaimana dua orang pria dan wanita (masih muda) hanya berteman?

Eun Sang pulang sambil bicara di telp, ia meninggalkan pesan untuk kakaknya, Eun Suk. Eun Sang menceritakan soal Bo Na dan berkata kalau kakaknya beruntung, bisa sekolah di AS.
Padahal, Eun Suk sedang bertengkar dengan pacarnya. Pacar Eun Suk selingkuh. Tapi Eun Suk tidak bisa berbuat apa-apa karena Eun Suk tinggal di rumah pacarnya yang kondisinya seperti kapal pecah.

Hujan turun, Eun Sang mencoba membuka payung pemberian Chan Young, tapi tidak bisa. Saat Eun Sang berteduh di dekat toko, ia melihat hiasan gantung gaya Indian di depan toko dan payungnya terbuka. Eun Sang tersenyum. Sepertinya hiasan gantung itu membawa keberuntungan.

Chan Young pulang, ia membantu ayahnya masak. Ayah-anak ini seperti oase di tengah kehidupan orang2 dalam drama ini. Paling tidak, mereka saling menyayangi dan tulus.
Jae Hoo ingin Chan Young sekolah ke AS untuk mempelajari bhs Inggris. Chan Young menanyakan soal ibu Eun Sang. Ayahnya menenangkannya, ia berkata ibu Eun Sang adalah inti dari kekuatan Jeguk grup karena ia menguasai nyonya di rumah itu.

Ibu Eun Sang (well, hello Bibi Choi wkk), Park Hee Nam adalah pelayan dalam keluarga Kim. Ia bisu dan membawa notes kemana-mana. Ia harus menenangkan Nyonya Muda karena Nyonya itu sedang resah, putranya di AS tidak mengangkat telpnya.

Presiden Kim Won datang. Ki Ae, ibu Kim Tan langsung cepat2 ingin menghabiskan anggurnya, ia takut ketahuan Won. Tapi pelayan lain berkata biasanya Won langsung naik ke kamarnya. Ki Ae kesal sekali. Tiba-tiba Hee Nam mengambil gelas dari tangan Ki Ae, menuang anggur ke dalam sup dan menyembuyikan gelas di balik celemeknya.
Kim Won masuk ke ruang itu. Kim Won bersikap dingin dan tegas pada Ki Ae. Tidak menggubris pertanyaannya dan minta kamarnya dibersihkan lagi. Ia minta air ke kamar kerjanya.

Ki Ae mengeluh dan minta Hee Nam membawakan anggur ke kamarnya. Ia minta Hee Nam membuang semua makanan di mejanya.

Park Hee Nam membawa makanan itu ke rumahnya dan menghidangkannya di meja. Eun Sang tidak senang melihatnya, meskipun ibunya berkata ini pemberian dari sang Nyonya.
Eun Sang : Jika Nyonya memberikannya, apa aku harus makan begitu saja? Apa aku ini pembuangan makanan?

Ibu Eun Sang menjawab dengan isyarat, merasa itu tidak salah, kapan lagi kita bisa makan seperti ini dengan kondisi kita? Eun Sang kesal, apa ini salahku? ibu makan saja sendiri. Eun Sang masuk ke kamarnya. Eun Sang melihat foto kakaknya dan merasa kakaknya hidup senang di AS.
Ibu masuk, ia janji tidak akan membawa makanan lagi dari rumah itu dan minta Eun Sang mengirim uang ke kakaknya di AS. Uang dalam jumlah besar. Kakakmu akan menikah. Ya ampun..andai mereka tahu kehidupan Eun Suk.

Rachel Yoo, tunangan Kim Tan kesal karena ibunya akan menikah lagi. Bukankah ibu baru saja bercerai dengan ayah? Tapi ibunya merasa perceraiannya sudah cukup lama dan minta Rachel ikut dengannya untuk bertemu calon ayah barunya.

Ibu Eun Sang hanya ingin mnegirim uang dan tidak mau menemui calon ipar Eun Sang, karena ia merasa minder. Kita hanya akan menjadi cacat dalam kehidupan Eun Suk. Eun Sang tersinggung, ia bertekad akan menghadiri pernikahan kakaknya dan akan memberikan uang itu langsung ke kakaknya. Itulah mengapa Eun Sang pergi ke AS.

Ternyata calon suami ibu Rachel adalah ayah Young Do. Choi Dong Wook, CEO Hotel Zeus. Rachel dan Young Do jelas tidak suka dengan kondisi ini. Mereka ingin keduanya bersikap seperti kakak-adik.
Young Do : Tentu saja, dia itu memang tipeku. (yikes)
 

Young Do ingin pergi, tapi ayahnya langsung menamparnya. Di depan calon ibu dan adik tirinya!  Ini sebabnya Young Do juga suka membully, karena ia diperlakukan seperti ini oleh ayahnya.

Young Do tetap pergi. Rachel mengikutinya, hei, oppa! Kau tahu kalau aku bertunangan dengan Kim Tan kan? Jika kita menjadi saudara, kau dan Tan akan menjadi saudara ipar. Bukan hanya kau yang membenci pernikahan ini. Sepertinya kau lebih membencinya dariku, jadi aku hanya mengingatkanmu.

Young Do : Aku tidak pernah berkata, kalau aku tidak menyukai pernikahan ini. Kau tahu arti pernikahan untuk orang-orang seperti kita. Artinya merger dan akuisisi. Kau pikir apa yang akan terjadi dengan saham yang dimiliki ibumu pada Jeguk Grup? Jadi, cobalah memutuskan pertunangan ini sekuat tenagamu. Jangan menjadi Choi Rachel dari Yoo Rachel. (Agar Young Do dan Rachel tidak perlu rebutan saham ibunya?Wow ..orang2 ini)
Young Do pergi.

Cara packing yang bertolak belakang
Eun Sang menukar uangnya ke dalam USD dan memutuskan untuk memberikannya sendiri pada kakaknya. Ibunya hanya bisa mengangguk. Ibu menyiapkan minuman bubuk dari campuran kacang2an.
Eun Sang menyiapkan buku notes baru untuk ibunya dan membaca isi notes ibunya. Notes itu penuh dengan kata-kata, maafkan saya Nyonya, Tolong jangan marah Nyonya. Eun Sang merasa sedih, ia menangis diam-diam. Eun Sang menulis pesan di buku notes baru : Maafkan aku, ibu. Eun Sang janji akan mengurus ibunya dan mohon ibunya bersabar.

Rachel Yoo juga akan ke AS untuk menemui Kim Tan. Ibunya ingin Kim Tan saja yang pulang ke Seoul. Rachel menentang rencana pernikahan ibunya dengan Choi Dong Wook. Apa ibu mencintainya? Ibunya kesal dan membentak Rachel. Ibu bahkan mengancam akan mengeluarkan Rachel dari kartu keluarganya kalau terus keras kepala.
Setelah ibu pergi, Rachel mencoba telp Kim Tan.


 Suara Kim Tan : Hal pertama yang kupikirkan saat aku diusir ke California ini adalah.. aku bisa makan almond sebanyak yang kuinginkan. Dan menjadi orang brengsek yang diasingkan. Apa aku memberontak saja? Tapi seperti nasihat kakak, aku hanya makan dan main. Dan karenanya, ada polisi yang mengenal wajahku, sekolah memperhatikanku, dan ibuku di Seoul menangis setiap hari.

Kim Tan menulis di buku hariannya. Ia melihat fotonya bersama kakak dan ibunya.
Jay menemui Tan dengan ponsel di tangan. Ada telp dari Rachel. Kim Tan mengacuhkannya tentu saja. Ia juga tidak peduli dengan peringatan hari pertunangannya.  Aku terlalu malas untuk merayakannya.
Ia lebih suka surfing dengan Jay. (wkkk English-nya Min Ho lucu, sepertinya lebih keren org Indonesia kalau ngomong English. kebayang Ario Bayu ya, ..this is maybe your job, but this is my country - Java Heat..keren)

Eun Sang tiba di bandara LA (LAX). Kelihatan grogi tapi ia berhasil menguasai dirinya.  Rachel juga tiba di saat bersamaan. Ia bohong pada ibunya bahwa Kim Tan menjemputnya. Eun Sang mencuri dengar pembicaraan Rachel dan tidak bisa menahan ketawa.
Rachel marah dan memanggil Eun Sang. Eun Sang pura2 menjadi orang Jepang dan tidak tahu apa yang dikatakan Rachel. Parahnya Rachel bisa bahasa Jepang lebih bagus dari Eun Sang, kalau kau ingin pura-pura sebagai orang Jepang seharusnya kau tidak menoleh saat kupanggil tadi.

Eun Sang akhirnya minta maaf, ia tidak bermaksud menertawakan Rachel. Tapi ia merasa senasib dengan Rachel, karena ia bukan satu-satunya orang yang tidak mendapat sambutan di sini. Ini pukulan untuk Rachel.

Kim Tan surfing lagi bersama Jay dan menolak pergi ke pesta malam ini.
Eun Sang juga jalan ke arah pantai, ia melihat Kim Tan sekilas bersama para gadis, Eun Sang berpikir, begitu banyak orang beruntung di dunia ini.

Eun Sang tiba di alamat tempat tinggal kakaknya dan bertemu dengan pacar kakaknya bersama selingkuhannya. Pria itu sadar kalau Eun Sang adalah adik Eun Suk. Eun Sang baru tahu bahwa selama ini kakaknya berbohong soal kehidupannya di AS. Eun Sang marah dan ingin tahu dimana sekarang kakaknya berada.

Kim Tan duduk di cafe tempat Eun Suk bekerja, ia menulis lagi. Ini adalah pemberontakan yang dilakukan Kim Tan, saat ia diminta tidak berpikir, ia akan berpikir dan menulis essai.
"Saat aku menulis esai, kurasa aku berpikir. sesuatu yang dilarang kakakku."

Seoul
Kim Won memimpin rapat, ia mendapat laporan bahwa mall baru mereka tidak menghasilkan uang. Pangsa pasar mall itu hanya untuk kalangan elit, jadi akan sulit diraih. Tim manajemen ingin mengubah tema mall menjadi tema keluarga. Kim Won tidak setuju, kalau begitu kenapa tidak sekalian jadi taman wisata saja?
Kim Won tanya siapa lagi yang tahu soal ini.

Sekretaris Yoon Jae Ho berkata kalau CEO Kim juga tahu.
Kim Won menyindirnya, Jadi CEO yang ada di rumah tahu ketidak-becusanku seminggu sebelumnya, tapi aku bahkan tidak mengetahuinya meskipun aku datang ke kantor setiap hari. Apa ketidak kompetenanku ini tidak bisa hanya diketahui olehku saja atau paling tidak hanya orang di kantor saja?

Yoon Jae Ho berkata kalau ia tidak memberi laporan, maka CEO Kim pasti sudah duduk disini saat ini.
Kim Won menatap tajam Sekretaris Yoon yang jelas kelihatan lebih setia pada ayahnya daripada dirinya.

California
Kim Tan melihat Eun Sang jalan ke arah cafe dengan koper di tangan. Ia melihat Eun Sang memandang pelayan cafe alias Stella alias Eun Suk.
Kim Tan dan Eun Sang melihat seperti apa orang-orang memperlakukan Stella. Eun Sang hampir menangis. Kim Tan mulai tertarik, ia terlihat ingin tahu.

Stella mendekati Kim Tan untuk menambah kopinya, dan menyadari kehadiran Eun Sang, adiknya. Ia terkejut. Eun Sang mulai menangis, ia gemetaran karena kecewa dan marah, kakaknya sudah mentah2 menipu mereka semua.
Eun Suk mengejar Eun Sang. Kenapa kau kesini? Bagaimana dengan ibu?

Eun Sang marah, bagaimana kau bisa bertanya soal ibu? Eun Suk terlihat sedikit malu, tapi ia tidak peduli lagi dan mulai menggeledah tas adiknya untuk mencari uang.

Eun Sang tidak percaya ini. Akhirnya Eun Sang menarik kakaknya, hidup begitu berat untuk kami dan kau adalah harapan terakhirku. Aku berusaha bertahan hidup dengan susah payah dan memutuskan untuk mengambil kursus saja. Kenapa? Karena ibu dan aku harus tetap makan sampai kau kembali.

Eun Suk tidak peduli, ia hanya minta maaf dan minta Eun Sang melepaskannya sekali saja. Eun Suk sibuk menggeledah koper, lalu ia menemukan uang Ibu. Eun Suk langsung mengambilnya dan lari.
Eun Sang ingin mengejar kakaknya tapi tertahan karena kopernya berantakan. Eun Sang hanya bisa teriak, Onnie! tunggu aku!

Kim Tan melihat semuanya dan ia mulai merasa kasihan pada Eun Sang.

Jay si pirang aneh itu tiba2 datang dan mengajak Kim Tan pesta. Kim Tan memintanya diam. Ampun orang satu ini. Tapi Jay melihat Eun Sang yang sedang menangis. Ia langsung lari ke arah Eun Sang, memanggilnya "malaikat yang jatuh" dan mencoba membantu membereskan barang2 Eun Sang.
Jay melihat bubuk minuman kacang milik Eun Sang dan mengambilnya. Jay langsung lari. Sepertinya Jay mengira bubuk kacang itu adalah narkotika.
Eun Sang tidak percaya, apa aku baru saja dirampok?

Eun Sang mengejar Jay. Jay terjatuh karena menabrak net voli pantai. Bubuk minuman kacang itu berhamburan dan sebagian masuk ke hidung Jay. Jay kejang-kejang seperti overdosis.
Kim Tan lari ke arah temannya dan menolongnya.


Kim Tan membawa Jay ke UGD. Ternyata Jay alergi kacang. (kebetulan yang aneh.) Jay akan baik-baik saja. Kim Tan tidak mengerti, kenapa dari semua barang Eun Sang justru membawa serbuk minuman kacang itu. Eun Sang protes, dia yang jadi korban disini. Temanmu mencurinya.

Next problem, Eun Sang harus menjelaskan pada polisi LAPD kalau bubuk yang dibawanya adalah bubuk minuman kacang dan bukan narkotika.
Polisi itu akan memeriksanya dulu, ia minta paspor dan tanya tempat tinggal Eun Sang. Ia curiga Eun Sang masuk ke AS secara ilegal.

Eun Sang bingung menghadapi semua kata2 polisi itu. Untungnya (atau bencana?) Kim Tan "menyelamatkannya" dari situasi ini. Ia merangkul Eun Sang dan berkata kalau Eun Sang adalah pacarnya. Ia kesini untuk liburan.

The bad news is, polisi itu sering berurusan dengan Kim Tan. Ini membuatnya semakin curiga dan menyita paspor Eun Sang untuk diselidiki.
Eun Sang tanya apa yang sebenarnya terjadi. Kim Tan justru protes karena Eun Sang bicara dengan bahasa informal kepadanya.
Eun Sang : Bukannya semua bicara secara informal dengan bahasa Inggris?
Kim Tan : Tapi kau tidak bicara bahasa Inggris denganku.
Eun Sang : Anggap saja kita bicara bahasa Inggris, aku melihat umur temanmu, ia seumur denganku. Aku yakin umurmu juga sama denganku, benar kan?

Kim Tan tanya tempat tinggal Eun Sang, aku harus tahu kemana aku harus menghubungimu kalau polisi telp.
Eun Sang ingin pinjam ponsel Kim Tan untuk telp kakaknya. Kim Tan tidak yakin Stella akan mengangkatnya. Eun Sang baru tahu kalau Kim Tan melihat semuanya.

Eun Sang akhirnya minta tolong Kim Tan untuk mengantarnya ke tempat tinggal kakaknya. Ia akan membayar untuk bensin.

Kim Tan : Kenapa kau mencoba menyelesaikan semuanya dengan uang? Apa kau punya banyak uang?
Eun Sang : Aku takut kau akan meninggalkanku. Jadi kumohon, tolonglah aku.

Kim Tan tertegun, ia tidak menduga jawaban ini. Mungkin karena sudah lama tidak dibutuhkan dan diabaikan lalu sekarang ada orang yang bergantung padanya.

Kim Tan mengantar Eun Sang ke rumah pacar Eun Suk. Eun Sang akan telp Kim Tan 3 kali sehari (ye..kaya minum obat), kalau Kim Tan sudah mendapat paspornya, baru jawab. Kalau belum, abaikan saja. Eun Sang berterima kasih pada Kim Tan.

Eun Sang mencoba mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban dan rumahnya juga gelap. Kim Tan turun dari mobil, sepertinya tidak ada orang di rumah.
Eun Sang berusaha percaya kalau kakaknya akan pulang. Kim Tan memperingatkan Eun Sang, jalanan AS berbahaya kalau malam hari. Lagipula, apa kau pikir ia akan pulang setelah membawa lari uangmu?

Eun Sang : Dia akan datang.
Kim Tan kesal, terserah. Tunggu saja dia. Kim Tan pergi.

Eun Sang duduk di tangga teras. Ia ketakutan mendengar suara sirene polisi. Lalu ada beberapa pemuda yang lewat dan menggodanya. Tapi untungnya orang-orang itu segera berlalu.
Eun Sang benar2 ketakutan. Ia memutuskan pergi dari situ. Ya ampun anak ini..pergi juga kemana? Ini Amerika.

Dari belakang terdengar deru mesin mobil. Kim Tan masih disekitar situ, ia mendekatkan mobilnya ke samping Eun Sang. Apa kau mau pergi ke rumahku?

Notes :
So far so good. Tapi kenapa selalu tokoh utama adalah cewek yang miskin dan sepertinya tidak berdaya? lalu tercebur ke lingkungan keluarga konglomerat dengan segala konfliknya.
Kim Won dan Kim Tan, kuharap keduanya tidak benar-benar bermusuhan. Oh ayolah, dua kakak adik lain ibu, kenapa tidak bekerja sama saja, pasti keren.

Dan ternyata ada Kang Min Hyuk..!! dia jadi teman Park Shin Hye lagi. Hehe..aku suka anak ini sejak di Heartstring. Yoon Chan Young sepertinya adalah orang yang tumbuh dengan penuh rasa empati. Aku suka anak ini, dia termasuk kaya, tapi bukan golongan pewaris/anak konglomerat, tapi ia juga bisa berteman dengan Eun Sang dengan santai. Kebayang kalau Chan Young kelak mengikuti Kim Tan kemanapun ia pergi hehe..lucu membayangkan Chan Young jadi asisten Kim Tan.
The Heirs episode 1 4.5 5 Beetlebum Sunday, October 13, 2013 Karena sudah begitu banyak yang membuat recap The Heirs. Baik bahasa Inggris maupun Indonesia, jadi ...


No comments:

Post a Comment