Big episode 13

 On Wednesday, October 24, 2012  

Da Ran memutuskan membiarkan cincin Yoon Jae terlepas, artinya ia memutuskan membuka hatinya untuk Kyung Joon dan keduanya berciuman.
Setelah itu Da Ran tampak syok, apa yang terjadi padaku?


Joon menjelaskan dengan singkat, apa maksudmu apa yang terjadi? Kau baru saja berselingkuh. Ha!
Da Ran menutup matanya dengan tangan, ia menyesali diri. Orang sepertiku seharusnya ditenggelamkan di lautan.
Joon tanya apa Da Ran merasa kacau? Benar..kau baru saja selingkuh.

Da Ran memukul dada YJ-Joon, ini gara2 kau merayuku! Aku sudah menolak tapi kau tidak mau mendengar. Kau selalu membuatku bahagia dan menyenangkanku. Kau menyanyi, meniupkan angin, dan bahkan memberiku bunga! Itu sebabnya aku jadi goyah, itu sebabnya aku jatuh hati padamu.

Joon geli, coba lihat ajumma ini. Sekarang dia menyalahkanku untuk affairnya sendiri. Kalau kau selingkuh karena semua hal manis yang kulakukan, apa yang akan kau lakukan kalau aku jadi semakin keren?
Da Ran kesal : Benar, aku selingkuh. Aku akan menghentikan angin ini dan kalau ini berhenti tidak akan ada yang bisa membuatku goyah lagi. Aku akan menguasai diriku.

Joon : Tidak bisa. Kau sudah goyah, aku akan mencabut sampai seakar-akarnya.
Joon menarik tangan Da Ran. Da Ran teriak, mau kemana?
Joon : Untuk merayakan ulang tahun pria yang membuatmu selingkuh


Se Young mendapatkan kue dari perawat. Ini hari ulang tahun Kang Kyung Joon. Perawat berkata kalau Kyung Joon populer di RS ini. Silahkan mencoba, rasanya enak sekali.
Se Young melihat inisial di cake itu, KKJ? Lalu Se Young menggelengkan kepala, orang kalau tidak tahu bisa salah sangka.
Se Young melihat Prof Seo. Ia mengejarnya. Prof Seo! Se Young mengenalkan diri sebagai teman Yoon Jae dan Dokter yang bertanggung jawab atas Kyung Joon.
Prof Seo : Ah jadi kau orangnya, yang tahu keberadaan Kyung Joon.


Ma Ri lari menemui perawat, ia ingin tahu apa ada orang yang datang untuk mengambil Kang Kyung Joon. Perawat itu tidak tahu. Ma Ri tanya dokter yang memeriksa Kyung Joon. Perawat itu menunjuk, dia pergi ke sana. Ma Ri langsung lari.
Ma ri melihat Dr. Se Young bicara dengan Prof Seo. Ma Ri sempat mendengar Prof Seo minta Se Young membahas tentang Kyung Joon bersamanya.

Se Young : Baik, saya akan melakukannya. Karena anda adalah Ayah Kyung Joon. Saya akan sering menelepon anda.
Prof Seo setuju. Ma Ri syok, ayah Kyung Joon?

Prof Seo pergi. Dr. Se Young berbalik dan melihat Ma Ri. Ia tersenyum, kau benar2 selalu datang ke RS setiap hari.
Ma Ri : Tentu saja, karena aku adalah keluarga Kyung Joon.

Se Young tersenyum dan pergi. Ma Ri mengejar Prof Seo. Ajussi! tunggu sebentar.
Prof Seo berbalik dan kelihatan heran. Ma Ri tanya, paman bukankah kau adalah ayah Dr. Seo Yoon Jae?
Prof Seo : Dan kau adalah..?

Ma Ri : Ajussi, apa kau Ayah Kyung Joon?
Da Ran menyanyi lagu selamat ulang tahun bersama staf cafe untuk Kyung Joon. Membuat Kyung Joon merasa malu karena ini adalah perayaan yang seperti perayaan untuk anak kecil.
Da ran : Selamat Ulang Tahun..!

YJ-Joon langsung meniup lilinnya dan melempar topinya ke arah Da Ran. Ia kesal karena dipaksa merayakan ultah di tempat itu. Apa kau merasa senang sekarang?
Da Ran : Ini ulang tahun untuk anak-anak.



Joon menyindirnya, coba lihat ajumma ini. Beberapa saat lalu kau selingkuh dan menciumku dan sekarang kau menyebutku anak kecil?
Da Ran panik dan minta Joon diam. Tadi itu anggap saja mengucapkan selamat ulang tahun gaya Amerika.

Joon : Yang pertama katanya untuk selamat tinggal, yang kedua untuk mengucapkan selamat ulang tahun, yang ke-3 nanti untuk ucapan selamat datang kembali. (Maksudnya ciuman mereka itu)

Da Ran berkata tidak akan ada nanti/lain kali. Kita ini tidak punya masa depan.  Joon tanya, apa itu sebabnya Da Ran ingin melarikan diri? Karena kau tidak bisa melihat jalan di depan?

Da Ran tahu Kyung Joon mengatakan itu karena dia masih muda dan tidak ada yang dicemaskan, tapi ada banyak hal yang membuatku cemas.
Joon : Kalau ada yang membuatmu cemas, kau harus bertahan.
Da Ran tidak punya kekuatan untuk melakukan itu. Joon akan memberi kekuatan untuk Da Ran, Aku akan melakukan banyak hal baik untukmu.

Ma Ri langsung tahu, Prof Seo adalah ayah Kyung Joon. Yang ingin menemuinya waktu itu adalah paman, ya kan? Jadi Kyung Joon adalah adik Dr. Seo Yoon Jae?
Prof Seo minta Ma Ri merahasiakan ini dari Yoon Jae.

Ma Ri tampak sedih, bagi Paman, siapa yang lebih penting? Dr. Seo Yoon Jae atau Kyung Joon? Dr. Seo Yoon Jae lebih penting kan? itu sebabnya paman menyembunyikan identitas.
Prof Seo minta maaf, ia juga punya alasan.

Ma Ri tidak peduli apa alasan Prof Seo, tapi baginya Kyung Joon adalah yang terpenting, karena paman menyakiti Kyung Joon, paman adalah orang jahat. Kalau Kyung Joon tahu, dia akan sangat sedih.
Ma Ri jalan pergi. Ia berpikir dalam hati, ia mengira semuanya akan beres setelah menemukan Ayah Kyung Joon, tapi semua jadi semakin rumit.


Joon menulis di Samsung Galaxy-nya dulu (iklan..) lalu minta ponsel Da Ran dan mentransfer tulisannya langsung ke ponsel itu. Tidak perlu dikirim lewat sms. Langsung tempel, scan dan beres.
Da Ran membaca : Apa ini? tiket ke Bulan?
Joon yakin, yang seperti itu pasti akan terjadi 20 th lagi. Jika kau pergi, pasti pemandangannya sangat indah.
Da ran tidak yakin, dari mana kau tahu?

Joon menunjukkan ponselnya, 20 th lalu apa kau mengira akan ada ponsel saat ini? Jadi perjalanan ke bulan pasti akan ada nanti, kita bisa pergi bersama.

Setelah kita pergi, kita akan mendengarkan lagu dari album ke-40 Seo Tae Ji. Siapa yang bisa menebak pemenang piala dunia 2034. Bisa mendapatkan albumnya. coba apa Great Wall benar2 terlihat dari bulan dan kau akan berpikir, untung saja pria itu merayuku saat itu.
Kau akan merindukan semua tindakan manisku dan kau akan mendapatkan kekuatan dari situ, Guru Gil. Apa kau mau melepaskan perjalanan luar angkasa?

Da Ran berkata jangan menyeretnya, aku ingin jatuh ke lubang hitam dan mati.
Joon heran, tadi katanya kau ingin jatuh ke lautan. Kalau begitu apa kita naik kapal saja?
Da ran tidak tahan dan minta YJ-Joon berhenti menggodanya. Joon tidak mau, ia akan terus berusaha merayu Da Ran.

Keduanya jalan pulang dan Joon tanya apa tidak ada yang harus diberikan padanya. Kau lupa memberikan sesuatu sebelum kita kembali ke rumah.
Da Ran tampak grogi dan berkata tidak ada yang seperti itu. Tidak ada kembali.

Joon geli : Kembali? Apa maksudmu? Maksudku hadiahku. Apa kau tidak akan memberiku hadiah ulang tahun?

Da Ran baru sadar, ah hadiah ulang tahunmu! Da ran memberikan jam tangan dengan inisial KKJ itu. Joon minta Da Ran membantu mengenakannya. Ia ingin Da Ran melakukan sesuatu untuknya.'

Joon ingin Da ran membantu memakaikan jam tangan. Joon menjelaskan itu artinya kau akan memegangku ssepanjang hidupmu.
Da Ran tidak mau melakukannya kalau artinya seperti itu. Ini cuma hadiah ulang tahun biasa. Pakai saja sendiri.

Joon menolak, kalau tidak dipakaikan ia tidak mau. Lalu memberi instruksi pada Da Ran untuk mengamati jamnya. Dan relaks. Fokus pada jamnya saja.

Jang Ma Ri naik taksi ke rumah Kyung Joon.

Joon minta Da Ran menyetel jam 10:10 dan mengingatnya. Mulai saat ini kalau jam sampai pada angka 10:10, kau akan mengingat Kang Kyung Joon. Ha!

Joon : 1, 2, matahari merah!
Da ran heran, apa tadi itu? Joon berkata Da ran sudah dihipnotis olehnya. Mulai saat ini, dua kali sehari kalau jam sudah menunjuk angka itu, Da Ran akan ingat Kang Kyung Joon sepanjang hidupmu dan Da ran tidak akan bisa lepas dari itu.

Da Ran tidak percaya. Joon berkata lihat saja, kudengar orang yang berpikiran sempit dan bodoh mudah dihipnotis. Sepertinya berhasil untukmu.
Da ran : Ayo cepat lepaskan mantranya dariku.
Joon : Sepertinya hipnotisnya berhasil.
Da Ran tepuk tangan dan ingin membebaskan dirinya. Keduanya bercanda seperti anak-anak.



Jang Ma ri melihat dan mendengar mereka.

Joon mengaku, waktu ia marah saat itu, ia membuang sikat gigi Da Ran. Sekarang ia akan pergi beli sikat gigi. Da Ran teriak, sekalian beli susu.

Joon mengangkat lengannya membentuk jam 10:10 dan Da Ran terkejut. Joon ketawa, kena kau. Da Ran geli.

Ma ri muncul dan mendekati Da ran. Guru, apa kau membelikan hadiah ulang tahun untuk Kyung Joon?
Ma Ri minta Da ran masih duluan, ia harus menyusul Kyung Joon. Ada yang penting yang harus ia katakan pada Kyung Joon. Da Ran mengajak Ma ri masuk tapi Ma Ri tetap ingin pergi dulu dan minta Da Ran tidak perlu cemas.

Ma ri menyusul YJ-Joon. Kyung Joon, kenapa kau tidak menjawab telpku kemarin?
Joon tahu Ma ri ingin merayakan ulang tahunnya, ia tidak suka itu. Ma Ri tanya apa Joon merasa bahagia karena guru Gil? Joon mengangguk. Yah.

Ma Ri : Jadi kalau aku mengatakan berita buruk, kau akan merasa sedih.
Joon berkata ia tidak apa-apa, katakan saja. Aku sedang senang saat ini.

Ma Ri tertegun : Apa kau memang sesenang itu?
Joon membenarkan. Sekarang apa berita buruknya? Ma Ri tidak mengatakannya, ia berkata akan mengatakan lewat Guru Gil saja.

Joon : Baiklah, akan lebih baik kalau aku mendengar berita buruk dari Guru Gil saja.

Ma Ri tampak kesal, ia berkata dalam hati : Kalau kau mendengar siapa ayahmu dari Guru Gil Da Ran, kalian berdua tidak akan bisa tersenyum lagi.



Malam itu Da Ran mimpi, ia pergi ke bulan, bertualang dengan kapal selam dan tanpa sadar lengan Da Ran membentuk jam 10:10. Da Ran benar2 memikirkan Kyung Joon. (I wonder .. kalau rangkanya bukan rangka Seo Yoon Jae, apa Da Ran tetap bisa suka dengan Kyung Joon? I'm not so sure about it.)
Da ran mengambil minuman kesehatan tapi semua penuh dengan stiker Ma ri dan Kang Kyung Joon. Joon berkata ini adalah hadiah ulang tahun dari Ma ri. Da Ran memuji keduanya, kalian serasi.
Kyung Joon mengakuinya, Jang Ma ri sudah menggerakkan semua serikat pelajar dan dia dipilih lewat acara smartphone. Jadi wajah mereka yang ada di minuman itu. Joon berkata Ma ri memang luar biasa.

Joon menambahkan : Jang Ma Ri itu cantik dan kaya raya, jika kau menggali tanah ayahnya akan muncul minyak. Mengelilingi rumah mereka juga butuh waktu 30 menit.
Da Ran : Dengan mobil?
Joon : Dengan helikopter. (What?) Dia memang beda.


Da Ran tampak cemburu. Joon komen soal roti yang dibeli Da Ran, ia sudah bosan makan roti itu. Apa tidak ada roti baru?


Da Ran menyindir, anak kecil memang suka bosan. Da Ran akan memakan rotinya sendiri, tapi Joon merebutnya. Lebih baik kau kelaparan saja, daripada menggunakan energi untuk hal yang lain


Paman Kang masih penasaran dengan Ibu Da Ran. Ia mengenakan baju seragam lamanya dan mengintip ibu Da Ran.
Wakil Kepala Sekolah Kim melihatnya dan terharu. Ia mendukung usaha paman Kang, coba saja kau masuk dan lihat apa dia masih mengingatmu.

Ibu Da Ran melihat Paman Kang dan seperti mengenalinya. Ibu Da Ran mendekat dan tampak terharu. Lalu memberikan uang pada paman Kang karena mengira Paman Kang pengemis.
Paman Kang keluar dan Guru Kim tanya apa Jeong Hye berhasil mengenalinya sekarang. Paman Kang terpukul dan menunjukkan uang di tangannya. Wakil Kepala Sekolah Kim tidak percaya, aigoo..kau sungguh menyedihkan.
Da Ran seperti benar2 kena hipnotis. Ia bingung saat melihat jam 10:10.
Ma Ri lari menemuinya dan tampak gembira karena mendengar Da Ran akan pindah mengajar.

Choong Sik  lari mendekat dan langsung tanya, kemana cincin kakaknya.
Da Ran : oh benar, aku lupa cincin itu.
Ma Ri : Apa kau melupakan Seo yoon Jae?

Choong Sik panik dan ingin membantu kakaknya mencari cincin.
Mereka tidak menemukan cincin Da Ran dan Choong Sik tanya ke penjaga taman.

Ma Ri berkata ke Da Ran ia bertemu Ayah Kyung Joon kemarin, ia bohong soal bertemu waktu itu, tapi kemarin itu benar. Ma ri tidak bisa mengatakan ke Kyung Joon karena Kyung Joon bisa sedih.
Ma ri : Ayah Kyung Joon tidak mau berurusan denganku karena aku masih anak-anak. Guru, kumohon pergi dan yakinkan dia.

Da ran bersedia, tidak ada salahnya bertemu sekali dengannya. Ma ri berkata, kalau Kyung Joon bertemu ayahnya, dia tidak bisa bertemu denganmu lagi.

Ma ri mengingatkan janji Da Ran. Kalau Kyung Joon bertemu ayahnya, Da Ran akan pergi meninggalkan Kyung Joon tanpa rasa penyesalan.
Da Ran diam saja. Ma ri tampak cemas, kenapa? Apa Guru ingin tetap di samping Kyung Joon?

Da Ran bingung menjawabnya. Choong Sik datang dan berkata ia tidak bisa menemukan cincin kakaknya. Ma ri tampak resah, kita harus segera menemukan cincin itu, ini sudah membuatnya cemas.

Joon melihat Teddy Bear duduk sendiri. Joon tanya dimana Kelinci. Teddy berkata Ji Min/si Kelinci sakit.
Joon : Sakit?
Teddy : Kami semua sakit. Kami pasien, kau adalah dokter.

Joon membenarkan dan jalan bersama Teddy ke kamar Ji Min. Joon berkata kalau pekerjaan Seo Yoon Jae adalah menyuntik mereka dan melakukan operasi tapi kalau dia, dia sedang belajar mengatasi traumanya.
Teddy tanya, apa itu trauma? Joon menjelaskan, itu sesuatu yang tidak bisa kulihat, sesuatu berwarna merah yang membuatku tidak tahan melihatnya.



Joon dan Teddy masuk kamar Ji Min. Ibu Ji Min langsung berdiri dan berkata kalau kondisi Ji Min memburuk. Ibu ingin Dr. Seo Yoon Jae menggenggam tangan Ji Min seperti dulu. Kalau Dokter memegang tangannya, anak itu bisa lebih bertahan.
Joon mendekat dan Ji Min perlahan mengulurkan tangan. Joon terhenti karena tangan Ji Min belepotan darah. Ia juga melihat lap darah dan labu isi darah. Ji Min sedang ditransfusi darah. Joon tidak tahan dan jalan keluar.
Joon jalan dan mengatur nafasnya, ia masih syok. Lalu ia melihat bayangannya di kaca. Itu tubuh dan wajah Seo Yoon Jae.
Joon juga ingat waktu yang ia habiskan bersama anak2 itu. Joon menguatkan diri dan jalan kembali ke kamar Ji Min.



Ji Min memandang Joon sambil tersenyum. Joon akhirnya memberanikan diri menggenggam tangan Ji Min.

Teddy tanya, apa kau takut? Kau kan orang dewasa, kenapa kau seperti itu?

Joon menjawab ia belum jadi orang dewasa dan ada hal-hal yang tidak bisa dilakukan meskipun kau orang dewasa. Saat kau jadi dewasa, ada hal2 yang akan membuatmu takut.
Teddy : Aku tidak bisa jadi orang dewasa. (Oh my..) Ji Min dan aku tidak akan hidup sampai hari kami dewasa.

Joon jadi sedih, ia menggenggam tangan mereka, meskipun begitu kalian akan hidup untuk melihat hari itu. Teddy bear akan tumbuh menjadi Beruang besar dan Kelinci akan tumbuh besar dan menjadi Kelinci yang seksi (dasar..). Nanti Kang Kyung Joon juga tumbuh dan ia akan jadi lebih tampan daripada Seo Yoon Jae. Kita bertiga akan bertumbuh.
Da Ran tidak menyesal cincinnya hilang, justru bagus.
Da Ran melihat Wakil Kepsek Kim menghukum dua orang anak. Guru Kim minta mereka minta maaf atas kesalahan yang diperbuat pada orang tua masing2. Tunjukkan raport kalian pada ibu kalian dan terima hukuman. Mereka tidak mau karena khawatir tidak diajak liburan ke Bali. (Bali terkenal diantara orang Korea haha..sementara Jeju terkenal di Indonesia. Big! Thank's for promoting Bali anyway.)

Da ran tiba2 berimajinasi, ia jadi anak sekolah yang dimarahi Guru Kim. Da Ran mengaku kalau ia memang tidak baik. Aku akan berkata kalau aku menghilangkan cincin dan tidak pergi ke Kyung Joon.
Kim berkata : Apakau ingin pergi ke Kang Kyung Joon? Jika kau ingin maka carilah cincin itu dan minta maaf pada Yoon Jae.

Da ran takut. Kim berkata Da Ran harus berani. Da Ran tidak tahu apa dia yakin atau tidak.

Kim : Kalau itu jam 10:10, jawabannya sudah jelas iya.
Guru Kim memanggil Da Ran, apa yang kau lakukan? Da Ran setengah sadar dan jalan pergi dengan tangan membentuk pk. 10:10 (sometime I feel these scenes are pointless..sigh. Aku hanya ingin menyelesaikannya ASAP groar..!!)
Da ran jalan keluar dan apapun yang ia lakukan, ia ingat pada Kyung Joon! Semua tampak seperti pk 10:10 baginya. Padahal jam aslinya belum jam itu.
Da Ran melihat jam mulai berjalan lebih cepat dan bahkan ia halusinasi melihat YJ-Joon.

Da Ran jalan dan melihat orang2 di jalan semua menunjukkan jam 10:10. Sampai trotoar juga ada lukisan jam 10:10.
Da ran melihat YJ-Joon di halte bus. Joon heran kenapa Da Ran baru datang, kau tahu selama apa aku menunggumu keluar? Jam berapa sekarang?
Da Ran : Jam 10:10.
Joon : Apa? ini masih terlalu sore..

Lalu Joon sadar, dan menyeringai, jam 10:10? Da Ran mengaku, hatinya jelas ingin pergi menemui Kyung Joon. Joon mengangkat tangan membentuk jam 10:10 dan berkata akan menerima Da Ran.
Da Ran : Aku perlu keberanian dan menemukan cincin itu dulu.

Choong Sik masih mencari cincin kakaknya. Sebagai satu2nya anak lelaki di keluarga Gil, ia harus melindungi pernikahan kakaknya. Sweet:)
Choong Sik melihat Da Ran dan Joon jalan. Ia cepat2 sembunyi.

Choong Sik dengar YJ-Joon tanya kenapa Da Ran mencari cincin yang sudah dibuangnya. Da Ran ingin minta maaf, jadi ia harus mencari cincin itu dulu.
Joon : Kau ingin minta maaf karena selingkuh?
Da Ran membenarkan. Kemarin dia sudah mempermalukan diri sendiri, kelak kalau ia ingin maju, Da Ran harus memberanikan diri dan minta maaf. Itulah mengapa dia harus mencari cincin itu.

Joon : Jadi, kalau kau menemukan cincin itu nanti, apa kau akan meninggalkan Seo Yoon Jae dan pergi ke KKJ?
Choong Sik terkejut : KKJ?
Da Ran membenarkan, tapi ia harus mencari cincinnya dulu. Ia minta Joon pergi dulu. Choong Sik syok dengan percakapan ini.

Ayah dan Ibu senang karena mendapatkan semangka yang matang sekali. Mereka ingin memotong semangkanya. Ibu ingin membuat punch semangka untuk Choong sik.
Tiba-tiba Choong Sik pulang dengan tampang merana. Ayah..Ibu..terjadi hal memalukan dalam keluarga kita. Putri tertua keluarga Gil..selingkuh.
Ayah dan Ibu terkejut. Ibu sangat marah sampai membelah semangka dengan tangan kosongnya. Whoa!

Sementara Ayah langsung lari ke kantor polisi terdekat dan memanggil polisi yang kebetulan mantan muridnya. Ia ingin melaporkan anaknya yang selingkuh.


Da Ran masih mencari cincinnya saat sebuah mobil polisi berhenti di dekatnya. Ayah Gil keluar. Da Ran terkejut, Aboji?
Dong Sik, polisi itu tampak serba salah : Da Ran-ssi, kami disini menangkapmu atas laporan dari ayahmu.

Da ran bingung. Tapi ia tidak melawan saat diborgol dan dimasukkan ke mobil polisi.
Joon yang juga ingin membantu cari cincin terkejut melihat Da Ran dibawa polisi. Oh! Gil Da Ran!
 

Da Ran dimasukkan sel. Ia tanya kenapa ayahnya melakukan ini. Ayah marah, bukankah kau punya affair? Kau harus menerima hukuman! Pikirkan apa yang sudah kau lakukan!
Joon lari ke kantor polisi. Ayah! Ayah!

Ayah Da Ran mendekati YJ-joon, ia merasa bersalah. Menantu Seo aku minta maaf. Joon membela Da Ran, Gil Da Ran punya affair karena aku. Karena aku juga punya affair.

Ayah terkejut, lalu kesal dan akhirnya keduanya harus mendekam di penjara.
Da Ran tanya kenapa Joon harus datang ke kantor polisi juga. Joon berkata ia juga ketangkap basah punya affair. Keduanya jadi ketawa sendiri.
Ayah jadi bingung : Mereka berdua itu, apa yang mereka lakukan?



Dong Sik geleng kepala, aigoo..Guru..maafkan saja mereka. Tapi Ayah marah, kau tidak boleh melepaskan mereka!

Dong Sik : Pertama, kita akan membiarkan mereka disana sebentar. Tapi setelah mereka berbaikan, maka kami akan melepas mereka.
Dong Sik pernah mendapat kasus seperti ini sebelumnya dan kalau melihat mereka, mereka tidak selingkuh.

Joon berkata, tidak mudah bagi Da Ran mengumpulkan keberaniannya  dan setelah jadi berani, justru dimasukkan ke penjara. Apa kau takut?

Da ran berkata ia bisa bertahan. Selama ini ia merasa sulit untuk memutuskan dan setelah ia melakukannya, meskipun menakutkan, Da Ran yakin bisa bertahan. Kalau kita bersama, kita bukan hanya pergi ke tempat2 indah, melainkan juga harus ke tempat yang kurang menyenangkan.

Joon mengulurkan tangan dan Da Ran menyambutnya. Joon merasa sel ini lumayan bagus karena kita bersama. Coba lihat tiang besi itu, anggap saja itu jendela dan lantainya juga ada pemanasnya.
Da Ran menunjuk dinding, warna catnya juga bagus. Joon setuju, kesannya modern, apa kita ubah saja rumah kita seperti ini? Haha..



Keduanya saling bersandar. Da Ran mulai tertidur dan Joon mengipasinya agar tidak kepanasan.
Joon bersandar sambil tersenyum.

Ma Ri membeli cincin yang persis sama dengan cincin Da Ran yang hilang. Ia ingin memberikan cincin itu untuk Da ran, kita bilang saja kita menemukannya, kata Ma Ri ke Choong Sik.
choong Sik tidak yakin, karena jika kakak menemukan cincin kawinnya, ia justru akan mengembalikan cincin itu pada Dr. Seo Yoon Jae. Jadi lebih baik dia tidak melihat cincin ini.

Ma Ri marah, tidak bisa. guru Gil seharusnya tetap menyukai Dr. Seo Yoon Jae, dia tidak bisa menyukai orang lain, guru Gil janji dia tidak akan pernah menyukainya (Kyung Joon).
Ma Ri langsung lari pergi.

Joon dan Da Ran jalan pulang. Joon tanya apa yang akan dilakukan Da Ran karena tidak berhasil menemukan cincinnya.
Da Ran tampak bersalah, aku harus mengaku padanya kalau aku kehilangan cincin saat bersamamu. Nanti kalau kalian kembali, aku harus minta maaf dulu pada Yoon Jae sebelum aku pergi menemuimu.

Joon : Kau akan menemui Seo Yoon Jae dulu?
Da Ran : Ya, Seo Yoon Jae-ssi adalah yang pertama.

Joon mengerti tapi ia ingin, kalau ia membuka matanya nanti, Da ran harus ada disisinya dan memegang tangannya. Aku juga merasa takut, kalau aku tidak bisa kembali menjadi diriku sendiri.
Da Ran janji akan memegang tangan Kyung Joon kalau saat itu tiba.

Joon : Tapi kalau kau memikirkan Seo Yoon Jae dulu, KKJ akan marah dan melarikan diri, apa yang akan kau lakukan?
Kau tahu kalau anak2 cepat bosan kan?

Da Ran : Ya sudah kalau begitu.


Joon mengulurkan tangannya, itu sebabnya kau harus mengikatku, agar aku tidak bisa lari.
Da Ran memakaikan jam tangan untuk YJ-Joon. Joon tanya jam berapa sekarang.
Da Ran : Pk 10:10
Joon : Bukan.

Da Ran mengaku kalau baginya sepanjang hari seperti pk. 10:10.


Joon senang sekali dan merentangkan tangannya membentuk jam 10:10. Da Ran lalu menyusup ke pelukan YJ-Joon.
Keduanya berpelukan dan tertawa.


Ma Ri berdiri di sudut, ia menangis.
Ibu Yoon Jae syok, penyakit Yoon Jae kambuh lagi? Kenapa kau tidak mengatakannya padaku?
Prof Seo : Kita bisa menunggu sampai Kyung Joon sadar.

Ibu Yoon Jae tidak mau, baginya Yoon Jae adalah yang utama! Kita tidak tahu kapan anak itu sadar, bagaimana kita bisa menunggu? Kau harus memikirkan Yoon Jae terlebih dulu.
Prof Seo tetap ingin bertemu wali Kyung Joon dulu meskipun menyelamatkan Yoon Jae sangat mendesak.



Ma Ri minta Da Ran menemui Ayah Kyung Joon di resto paman Kyung Joon. Ayah Kyung Joon akan menunggu Da Ran disana.
Da Ran ingin tahu kenapa ayah Kyung Joon selalu menyembunyikan diri dari Kyung Joon. Ma Ri minta Da ran menanyakannya sendiri.

Ma Ri juga tanya apa gurunya sudah menemukan cincinnya. Da Ran mengaku, ia yang melepaskan cincin itu.
Ma Ri : Kau bisa memakainya kembali, Aku akan mencari cincin itu agar kau bisa memakainya kembali.

Ma Ri menemui Paman dan Bibi Kang. Ia berkata kalau Ayah Kyung Joon akan menemui Guru Gil disini. Paman dan Bibi Kang ingat, Guru Gil itu istri Dr. Seo Yoon Jae kan? Ma ri membenarkan.
Rekan Yoon Jae tanya apa Yoon Jae menjalani pemeriksaan. Joon membenarkan, ada apa? Temannya heran, apa kau sakit?
Joon membenarkan, tapi ia akan segera puling.

Rekan Yoon Jae tampak cemas, soalnya kepala Dept mencarimu, dan sepertinya ia serius. Kau sudah melihat laporannya?



Joon : Ayah mungkin sudah melihatnya.
Temannya minta Yoon Jae segera melihat laporannya.

Ibu menemui Se Young dan mengatakan soal kambuhnya penyakit lama Yoon Jae. Ibu ingin Yoon Jae segera dioperasi dan untungnya Kyung Joon ada disini, jadi kita bisa segera melakukan transplantasi.

Se Young tidak bisa melakukannya, itu dilarang. Transplantasi sumsum tulang belakang tidak boleh dilakukan tanpa persetujuan wali Kyung Joon.
Ibu : Kami ini orang tuanya. Ayah Yoon Jae akan bertemu wali Kyung Joon. Selama kita bisa mendapatkan darah anak itu, Yoon jae bisa dioperasi.

Se Young heran, ibu belum mengatakan soal Kyung Joon pada Yoon Jae?
Ibu : Tidak semua penerima transplantasi tahu siapa donornya. Kuharap dia tidak akan pernah tahu.

Joon bertemu dokter senior rekan ayahnya. Ia baru tahu kalau tubuh Seo Yoon Jae itu sakit. Dokter itu berkata, ayah Yoon Jae berkata ia masih ingat nama donor sebelumnya. Dia akan segera mengontak donor itu.
Dokter itu menghibur YJ-Joon, kalau segera mendapat donor, maka kau akan baik-baik saja.

Joon duduk bersandar dan baru sadar, jadi Seo Yoon Jae sakit? Selama ini, perasaan tidak enak dan kesakitan ini bukan karena kami akan kembali, tapi karena dia benar-benar sakit?
Joon ingat kata2 ayah Yoon Jae dan ingat isi tulisan Yoon Jae, hidupku ..karena seseorang yang mengulurkan tangannya yang hangat. Aku bisa hidup lagi.

Joon ingin tahu, siapa orang yang menyelamatkan Seo Yoon Jae.

Ma Ri datang dan memanggilnya. Joon berkata ia sibuk, ada yang harus kuketahui.
Ma Ri : Ini soal guru Gil Da Ran.
Joon langsung berhenti, apa? Apa yang terjadi dengan Guru Gil? Ma ri berkata, Guru Gil akan bertemu dengan seseorang hari ini.

Da Ran pergi ke resto paman Kang .

Dr. Se Young dan Ibu Yoon Jae masuk ke kamar Kyung Joon. Se Young menunjukkan obat, untuk bisa mengambil darah tanpa anestesi.
Se Young melihat ke arah tubuh Kyung Joon dan ibu minta Se Young memikirkan Yoon Jae lebih dulu. Se Young mendekat dan mulai mengambil obatnya.

Joon tanya siapa yang akan ditemui Da Ran. Ma Ri berkata, seseorang yang tidak disukai Kyung Joon. Katanya kau lebih baik mendengar berita yang membuatmu kesal dari guru Gil Da Ran.

Ma Ri minta Joon mendengar sendiri dari Da ran setelah ia pulang nanti. Ma Ri jalan pergi.

Tiba-tiba Joon merasakan sakit lagi. Ma ri langsung berbalik, Kyung Joon! kau tidak apa-apa?


Tubuh Kyung Joon juga tiba2 bergerak. Membuat Dr. Se Young dan Ibu Yoon Jae terkejut.  Se Young belum sempat menyuntikkan obatnya.
Se Young mengecek mata Kyung Joon. Justru Kyung Joon di dalam tubuh Yoon jae melihat dan mendengar percakapan mereka. Joon bahkan mendengar ibu Yoon Jae memanggilnya : Kyung Joon-ah kau tidak apa-apa?

YJ-Joon bingung, apa itu tadi? Ia jalan dan bergegas ke kamar Kyung Joon.



Di dalam kamar Kyung Joon, Se Young berkata ia tidak sanggup melakukannya. Ini bukan prosedur yang benar. Kita harus menunggu Kyung Joon sadar.
YJ-Joon jalan masuk dan mendengar percakapan mereka.

Ibu mendesak, Se Young, semua ini demi Yoon Jae. Ini bukan masalah besar. Ini hanya menyuntikkan jarum, ini seperti donor darah. Kita hanya perlu mengambil sedikit darahnya.
Se Young tetap tidak bisa melakukannya. Pertama, kita harus membahas masalah ini dengan Yoon jae, lalu kita harus memonitor kondisi anak itu dan membuat keputusan nanti.

Ibu : Hanya anak ini yang bisa menyelamatkan Yoon Jae kita.
Se young tahu mereka tidak akan menemukan donor lain lagi yang seperti anak itu karena dia memiliki orang tua yang sama, tapi tetap saja aku tidak bisa melakukan ini. Aku merasa seperti pencuri yang mencuri darah dari anak itu.

Se Young jalan keluar dan berhenti mendadak : Yoon Jae!
Joon : Apa yang kau katakan tadi? Apa maksudmu Seo Yoon Jae dan Kang Kyung Joon memiliki orang tua yang sama?
Ibu juga mendekat dan membenarkan, benar. Anak ini, Kang Kyung Joon..adalah adikmu. Demi menyelamatkan dirimu, ayahmu dan aku membuahi anak ini.
Ma Ri mendengar percakapan mereka.

Se Young ingin keluar tapi Joon menahannya, ia marah sekali. Tadi itu, apa yang akan kau lakukan pada anak itu?
Se Young : Aku hanya melakukan apa yang diinginkan ibumu, kau tanya saja pada ibumu.
Se Young keluar.

Ibu berkata ia tidak peduli, selama dia bisa menyelamatkan Yoon Jae, semuanya bukan masalah. Bagiku, tidak ada yang lebih penting daripada dirimu.

Joon : Apa kau ibu Kang Kyung Joon?
Ibu membenarkan, aku mengalami kesulitan melahirkan dirimu, jadi aku tidak bisa melahirkan anak lain setelah itu. Anak ini sebenarnya anak ayahmu dan aku, hanya lahir dari ibu pengganti. Yoon Jae, ini semua demi dirimu.
Saat ini kau sakit, setelah kau sembuh, kau bisa mengeluh dan menuduhku semaumu, hanya anak ini yang bisa menyelamatkanmu.

YJ-Joon terpukul, ia jalan keluar. Ma Ri melihatnya dan memanggil Kyung Joon, tapi Joon tidak mempedulikannya.

Da Ran menunggu ayah Kyung Joon. Paman Kang menunjuk Prof Seo, itu dia sudah datang.
Da Ran menoleh dan terkejut melihat ayah mertuanya. Prof Seo juga terkejut, apa yang kau lakukan disini?

Paman Kang : Ah rupanya sudah saling kenal? Guru..dia adalah Ayah Kyung Joon.

Joon syok, Ma Ri duduk di dekatnya. Kyung Joon syok, ibuku bukan ibu kandungku? aku tahu sekarang kenapa aku tertukar dengan Seo Yoon Jae. Dia terbaring di sana, tanpa bergerak hanya demi bertahan hidup. Dia menyelamatkanku dalam air dan kami tertukar. Kali ini, jika aku menyelamatkan Seo Yoon Jae, apa kami akan tertukar lagi? Semuanya jelas sekarang.

Ma ri mengajak Joon pulang saja ke Amerika setelah Joon kembali nanti.
Joon tidak mau, karena Gil Da Ran akan tetap bersamaku.

Ma Ri : Apa?
Joon : Aku tidak peduli lagi, semua tidak masalah bagiku. Jika darahku bisa menyelamatkannya, aku akan pura2 tidak tahu dan semuanya akan baik-baik saja.

Ma Ri tanya apa Kyung Joon akan tetap disisi Da Ran. Kyung Joon membenarkan. Ma Ri melarangnya, Guru Gil Da Ran sudah tahu itu, dia tahu semuanya.

Da Ran melihat buku Miracle yang dimiliki Yoon Jae. Prof Seo menjelaskan, lukisan ini adalah lukisannya untuk Yoon jae dan Kyung Joon. Jika Yoon Jae tahu semuanya, dia akan sangat sedih. Dia mungkin akan menolak operasi sebelum anak itu bangun. Tapi tidak ada waktu lagi.
Prof Seo berharap Da Ran bisa membujuk Yoon Jae.



Sementara itu Ma Ri berkata kalau Guru Gil Da Ran tahu kalau Ayah Kyung Joon juga adalah Ayah Yoon Jae. Dia menemuinya saat ini.

Joon terkejut, Gil Da Ran tahu mengenai ini? Ma Ri membenarkan, awalnya aku ingin mengatakan ini padamu, tapi kau sedang tidak semangat untuk mendengarnya. Bukankah kau ingin mendengarnya dari Guru Gil Da Ran? Jadi aku mengatakan pada Guru Gil Da Ran tentang itu.
(Jang Ma Ri!!!! ampun deh anak ini.)

Joon tidak percaya : Kalau dia tahu, dia tidak akan pura2 kalau dia tidak tahu. Apa karena Seo Yoon Jae, maka Gil Da Ran pura2 tidak tahu mengenai ini?
Ma Ri : Bagi Guru Gil Da Ran, Seo Yoon Jae lebih penting.

Joon : Tidak, kau bohong kan?
Ma Ri : Aku bohong atau tidak, tanya saja sendiri pada Guru. Tanya dia, apa dia sudah tahu apa belum.



YJ-Joon segera pergi ke Hotel orang tuanya. Ia tanya apa Gil Da Ran tadi kesini.
Ibu memegang tangan Joon, apa dia sudah membujukmu? itu bagus.

Joon melepaskan tangan ibu dan pergi.

Ma Ri sudah menunggu di rumah. Ia mengamati foto Hee Soo dan Kyung Joon. Ma Ri menunggu Da Ran.

Da Ran pulang dan Ma Ri langsung tanya, apa Guru sudah bertemu dengannya? Kenapa? Apa kau mendengar kalau paman Seo Yoon Jae sakit?
Da Ran terkejut, apa kau juga tahu itu?

Ma Ri : Kyung Joon juga sudah tahu semuanya saat ini.
Da Ran : Apa?

Ma Ri menyalahkan Da Ran, semua ini salah Guru. Penyakit Seo Yoon Jae dan kesedihan Kyung Joon. Semua salahmu guru. Kyung Joon berkata ia akan mengabaikan semuanya. Dia berkata tidak masalah baginya.
Dia hanya ingin berada disisi Guru. Dan dia akan mengabaikan Paman Seo Yoon Jae. Ini semua terjadi karena Guru. Kau janji kalau kau tidak akan menyukai Kyung Joon. Itulah mengapa ini terjadi.

Jika Kyung Joon menyelamatkan paman Seo Yoon Jae, semuanya akan kembali seperti semula. Agar itu bisa terjadi, kau harus melepaskan Kyung Joon.

Ma Ri memberikan cincin yang ia beli : Aku menemukan ini. Tepati janjimu untuk tidak menyukai Kyung Joon dan hanya menyukai Yoon Jae.
Da Ran : Aku tidak bisa melakukan itu sekarang.

Ma Ri : Meskipun kau tidak bisa, kau harus pura2 bisa. Jika kau egois dan hanya ingin ada disisi Kyung Joon, maka Kyung Joon dan Seo Yoon Jae akan mati. Demi Kyung Joon, aku bisa berbohong. Kau juga bisa melakukannya. Tolong katakan pada Kyung Joon untuk kembali.
Da Ran melihat cincinnya lagi.



Joon meninggalkan hotel dengan syok. Sementara Da Ran duduk sambil menangis dan memandangi cincinnya.
Joon pulang dan melihat Da Ran. Da Ran sudah berhenti menangis. Joon langsung tanya, apa kau tahu mengenai semua ini?
Da Ran membenarkan. Joon tidak mengerti, kalau tahu kenapa kau pura2 tidak tahu?


Joon berlutut, itu karena kau mencemaskanku ya kan? Aku benar2 ketakutan dan marah. Joon ingin Da ran menggenggam tangannya.
Joon menggenggam tangan Da Ran, tapi Da Ran mendorong tangan Joon. Joon melihat cincin di jari Da Ran.
Da Ran : Aku tidak bisa menggenggam tanganmu sekarang. Yoon Jae-ssi harus didahulukan. Aku akan kembali pada Yoon Jae-ssi lagi. Pk. 10:10 sudah lama berlalu. Angin yang bertiup di sekitarku sudah berhenti.
Kyung Joon-ah..kumohon selamatkan Yoon Jae-ssi. Juga, tolong kembalilah.
Joon menangis tanpa suara. Jika itu yang kau inginkan..
Joon sakit hati karena merasa dikhianati dan dimanfaatkan saja.

Big [1], [2], [3], [4], [5], [6], [7], [8], [9], [10], [11], [12]
Big episode 13 4.5 5 Beetlebum Wednesday, October 24, 2012 Da Ran memutuskan membiarkan cincin Yoon Jae terlepas, artinya ia memutuskan membuka hatinya untuk K...


No comments:

Post a Comment